Safei Tandai Pembangunan Gereja Watalara di Kolaka – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Kolaka

Safei Tandai Pembangunan Gereja Watalara di Kolaka

ZULFADLY NUR/KENDARI POS
Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei (memegang sekop) ketika meletakkan batu dasar pembangunan gedung Gepsultra Jemaat Marturia Watalara, senin(7/8)

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan fisik yang tak dibarengi pembinaan spritritual keagamaan akan membuat “bangunan” sebuah bangsa menjadi  rapuh dan mudah runtuh. Dadar dengan ancaman degradasi moral yang  nyata di depan mata, maka pemerintah pun akan terus melakukan berbagai upaya agar hal itu tidak sampai terjadi. Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei dalam seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja protestan di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) Jemaat Marturia Watalara, Kecamatan Baula, Senin (7/8).

“Pembangunan fisik yang sedang gencar dilakukan saat ini harus berbarengan dengan spritual. Itu sangat penting agar  yang sudah kita capai selama ini tidak menjadi sia-sia karena rusaknya moral generasi kita,” ujar Safei di hadapan jemaat Marturia Watalara dan aparat pemerintah Kecamatan Baula. Diakui Safei, rumah ibadah yang besar atau mewah tidak sepenuhnya menjamin terbentuknya kualitas keimanan jemaat di tempat tersebut.  Meski demikian rumah ibadah yang baik dapat mendukung terbangunnya “jalan” bagi seseorang untuk mengenal  kehendak Tuhan bagi dirinya.

“Makanya saya berharap gedung gereja atau tempat ibadah lainnya yang sudah dibangun dengan susah payah harus benar-benar dipakai beribadah. Jangan sudah terbangun tapi tidak dipakai semestinya. Yang ibadah hanya segelintir saja. Itu jangan terjadi,” tambahnya. Untuk diketahui, gereja Jemaat Marturia Watalara merupakan tempat ibadah umat kristiani ketiga yang dibangun di kabupaten itu pada tahun 1969, setelah Jemaat Pomalaa dan Kolaka.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gepsultra Jemaat Marturia Watalara, Ruben Sarira, saat ini jumlah anggota jemaat mencapai 300 jiwa. Jumlah tersebut berkembang pesat dari awal berdirinya persekutuan di tempat tersebut. “Makanya jemaat dan tokoh gereja bersepakat untuk mengembangkan kapasitas tampung gedung,” jelasnya dalam acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin, Gembala Jemaat, Pdt. Rantau P. Siregar, M.Teol, sejumlah anggota DPRD Kolaka dan beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah, termasuk tokoh masyarakat setempat. (c/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top