Pemkot Kendari Butuh 306 Guru SD – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Edukasi

Pemkot Kendari Butuh 306 Guru SD

Guru mengajar di kelas.

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Kendari hingga kini masih kekurangan guru Sekolah Dasar (SD) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal itu diungkap Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Dra. Sartini Sarita, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/8).

Saat ini, Dikmudora Kendari masih membutuhkan guru SD dengan status PNS untuk mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Agama Non-Islam, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Berdasarkan data Juli 2017 lalu, totalnya mencapai 306 guru berstatus PNS yang dibutuhkan untuk mengajar empat bidang studi tersebut.

“Kita memang masih kekurangan guru SD dengan status PNS, bahkan dalam satu sekolah hanya kepala sekolah yang menjadi PNS. Selain itu, untuk mengisi kekurangan tersebut, saat ini kami memanfaatkan tenaga honorer. Olehnya itu, ada beberapa guru yang bukan PNS tapi menjadi wali kelas,” ungkapnya.

Kata Sartini, sebenarnya pihaknya memahami kesulitan guru honorer saat ini, pasalnya mereka hanya mendapatkan intensif dari biaya opertasiolan sekolah (BOS). Hal itu disebabkan oleh surat edaran menteri dalam negeri yang melarang wali kota dan bupati mengangkat guru honor. “Kekurangan guru ini diperparah lagi dengan tidak adanya penerimaan PNS untuk guru tahun lalu. Kalaupun ada itu hanya penerimaan untuk honorer kategori dua. Sementara mereka rata-rata mendapatkan gelar sarjana dengan pendidikan sebagai guru mata pelajaran bukan lulusan PGSD. Olehnya itu, kita kekurangan guru PNS untuk SD,” jelasnya.

Dia pun mengungkapkan, untuk mengantisipasi hal tersebut saat ini pihaknya tengah melakukan proses pemetaan dan pemerataan guru, utamanya mereka yang berstatus PNS. Kalau memungkinkan pihaknya akan melakukan pemerataan terhadap guru guru yang memiliki jenjang pendidikan sarjana pada semua SD di Kota Kendari.

“Kalau hal ini dapat kita lakukan, kedepan tidak ada lagi image adanya sekolah unggulan, karena semua guru memiliki kompetensi yang sama dalam proses belajar mengajar. Selain itu, kami juga akan mengupayakan dalam satu sekolah minimal ada guru yang berpendidikan master,” tutupnya. (myu/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top