Alasan Sakit, Direktur PT DMS Mangkir Lagi – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Alasan Sakit, Direktur PT DMS Mangkir Lagi

Dolfie Kumaseh

KENDARIPOS.CO.ID — Direktur PT Dwi Multiguna Sejahtera (DMS), Linda lagi-lagi mangkir dari panggilan polisi. Sedianya, pemanggilan Linda untuk klarifikasi dugaan penyerobotan kawasan hutan mangrove di Desa Tokowuta, Lasolo, Konawe Utara. Penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra terpaksa menunda agenda pemeriksaan.

Penyidik Subdit IV Tipiter melalui Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan pemeriksaan ditunda karena kondisi Linda yang saat ini tidak memungkinkan karena sedang sakit. Penyidik telah mendapat konfirmasi dari pihak PT DMS dengan melampirkan surat keterangan dokter.

Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan meski Linda sakit namun bukan berarti tahapan klarifikasi dihentikan. Proses ini akan tetap berjalan, dan menunggu sang direktur pulih. Penyidik kata Kompol Dolfi tetap akan melakukan penyelidikan kasus tersebut karena kuat dugaan akses ke jetty PT DMS ini melalui hutan mangrove. “Pada intinya, tetap akan kami lanjutkan. Kami menunggu saja dulu direkturnya,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh, Minggu (6/8).

Sebelumnya, penyidik telah melayangkan panggilan kepada Direktur PT DMS, Linda. Penyidik juga mengagendakan permintaan keterangan kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) PT DMS, Ajib Wangkot Santosa. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangannya mengenai jetty perusahaan yang diduga menerobos hutan Mangrove di Desa Tokowuta, Konut. Hingga saat ini, Linda tak kunjung hadir di hadapan penyidik.

PT DSM telah lama beroperasi, dan diketahui telah beberapa kali melakukan pengapalan. Sejauh ini, penyidik juga berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Konut untuk meyakinkan bahwa kawasan yang dilalui PT DMS adalah kawasan hutan. Sebelumnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Memang didalam IUP PT DMS itu tidak ada masalah, semua sudah sesuai dengan aturan, namun ada jalan yang menuju jetty perusahaan yang menerobos kawasan hutan lindung mangrove. (ade/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top