Hanya 3000-an Lolos SMMPTN, Senin Jalur Mandiri UHO Diumumkan – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

Hanya 3000-an Lolos SMMPTN, Senin Jalur Mandiri UHO Diumumkan

KENDARIPOS.CO.ID — Lebih 4 ribu kursi yang disiapkan Universitas Halu Oleo (UHO) bagi calon mahasiswa baru dari jalur mandiri dipastikan tidak bisa terisi. Pasalnya, dari 7 ribuan pendaftar yang bisa ikut tes Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN), dianggap tidak semuanya bisa memenuhi syarat. Ada yang gugur di fase passing grade-nilai standar, dan saat disaring lagi, mereka kalah bersaing.

“Senin (7/8/2017) kami umumkan secara resmi. Berapa totalnya saya belum bisa pastikan karena data lengkap masih ditunggu dari Pustik (pusat teknologi informasi dan komunikasi) UHO, yang pasti hanya 3 ribuan orang yang lolos masuk jalur mandiri tahun ini,” kata Wakil Rektor I UHO, Dr. La Hamimu, kemarin. Itu berarti, kuota yang disiapkan UHO sebanyak 4.755 kursi, tidak terisi semua.

Pejabat yang belum sepekan dilantik ini menjelaskan soal tidak terpenuhinya kuota itu. Katanya, dari 7.285 pendaftar, sejak awal sudah ada yang gugur di tahap passing grade. Jumlahnya, 1.109 orang. Ini juga dipicu, karena adanya penumpukan di fakultas dan program studi (prodi) tertentu, yang kuotanya justru sedikit. Akibatnya, sebagian besar pendaftar harus menguburkan niatnya untuk masuk di kampus terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, sebab persaingan ketat pada fakultas yang sedikit kursinya.

“Sayang sekali, di kesempatan terakhir ini, calon Maba tidak bisa melihat peluang untuk masuk di UHO. Sebenarnya masih besar kesempatan mereka, mengingat kuota di jalur ini cukup banyak. Tetapi, mereka tidak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga harus mencari kampus lain bagi yang tidak lolos,” sesalnya.

Ia mengatakan, hingga pendaftaran di jalur ini dututup, peminat capai 10.552 orang, namun yang mengikuti tes hanya 7.285 peserta saja. Hasil tes dari jumlah peserta tersebut, 1.109 orang tidak mencapai passing grade sehingga tidak diseleksi lagi. Jadi tinggal 6.176 orang saja yang akan berebut daya tampung yang disiapkan, yaitu 4.755 kursi dijalur tersebut.

Namun telah diperkirakan bahwa kuota itu tidak bakal terisi. Dari 6.000-an diseleksi berdasarkan passing grade, kira-kira hanya 3.000-an saja lolos. “Saya masing menunggu data dari Pustik terkait kepastian jumlah yang lolos dijalur ini. Insya Allah hari Senin diumukan dan bisa langsung diakses di web (website) resmi UHO,” kata pria ramah itu.

Pejabat UHO itu menambahkan, pada bidang ilmu agro kompleks yaitu Fakultas Perikanan, Peternakan dan Pertanian masih banyak kuota yang kosong. Ditambah Fakultas Ilmu Budaya (FIB), khususnya Jurusan Tradisi Lisan juga sangat kurang peminat. Mayoritas pendaftar memilih Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Padahal untuk masing-masing jurusan di fakultas tersebut hanya menyiapkan kursi paling banyak 50, bahkan hanya 35 sampai 15 kursi saja. Diantaranya, Jurusan Akuntasi, Pendidikan Akuntasi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Manajemen. Kami juga sudah memberi kesempatan untuk memilih lima jurusan, tetapi pilihan mereka tetap banyak di jurusan yang dianggap favorit. Di Akuntasi misalnya, kursinya 35, yang daftar lebih 500 orang. Sementara, di Sastra Perancis belum semua terisi kursi yang disiapkan,” tuturnya.

Dia pun menegaskan, kelulusan calon mahasiswa sepenuhnya ditentukan oleh nilai ujian. Tidak ada kaitannya dengan yang lain, apalagi uang pangkal atau sumbangan untuk pengembangan institusi. Setiap fakultas menyeleksi berdasarkan hasil tes peserta. Dalam hal ini, Tes Kemampuan Dasar (TKD), Saintek dan Soshum, ditambah tes kesehatan untuk fakultas tertentu.

“Pendaftar diseleksi oleh masing-masing fakultas. Dan kami tidak memperlihatkan besaran uang pangkal yang dipilih oleh pendaftar. Nanti sudah lolos baru akan ditetapkan kapan mereka membayar sumbangan itu sesuai dengan kemampuannya. Semoga tak satupun yang mengaitkan kelulusan dengan uang pangkal atau sumbangan maba,” imbuhnya.

La Hamimu berharap, bagi peserta yang dinyatakan lolos pada Senin mendatang, supaya segera melakukan pendaftaran ulang. Usai pengumuman, langsung dijadwalkan untuk pendaftaran ulang bersamaan dengan teknis pembayaran uang pangkal. Takutnya, seperti dua jalur pendaftaran sebelumnya, lebih dari 1.000 orang tidak melakukan pendaftaran ulang. Akhirnya, menambah kekosongan kursi padahal masih banyak yang berharap lolos. (ima)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top