Meski Dicoret Kemenpora, Gerakan Pramuka Tetap Dipandang Internasional – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Meski Dicoret Kemenpora, Gerakan Pramuka Tetap Dipandang Internasional

Adhyaksa Daud (kedua dari kanan)

KENDARIPOS.CO.ID — Meski anggarannya dipotong oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tapi tidak memudarkan semangat Gerakan Pramuka untuk berprestasi di tingkat internasional. Kali ini Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menerima The Mungunghwa Bronze Medal dari Organisasi Pramuka Korea Selatan. Penghargaan itu disampaikan IM Hyun-Cheol dari Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta, di Kantor Kwarnas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/8).

IM Hyun-Cheol diterima Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Susi Yuliati dan didampingi Indo Reyano Samili, Brata Tryana Hardjosubroto, dan Hendra Heny Handries (Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka).
Susi mengatakan, Pramuka Korea Selatan menilai Adhyaksa telah memberikan banyak perubahan positif untuk kemajuan kepramukaan di dua negara. “Penghargaan ini diberikan untuk Kak Adhyaksa Dault, karena dinilai dianggap telah memajukan kegiatan Pramuka dan hubungan baik dengan Korea Selatan,” ujar Susi melalui siaran elektroniknya, Jumat (4/8).

Susi menjelaskan, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama untuk peningkatan pendidikan kepramukaan. Dalam pertemuan itu dibahas bahwa kedua pihak siap membuat program pertukaran anggota. “Salah satu kerjasama yang kita sedang jajaki adalah program pertukaran Pramuka,” ujar Susi.

Sebelumnya, pada 20 Maret 2017, Adhyaksa Dault juga menerima penghargaan Bintang Jasa Cemerlang dari Persekutuan Pengakap (Pramuka) Kerajaan Brunei Darussalam. Penghargaan disematkan langsung oleh Ketua Persekutuan Pengakap Negara Brunei Darussalam, Haji Awang Badar bin Haji Awang Ali. Dalam waktu dekat Gerakan Pramuka menggelar Raimuna Nasional 2017. Rencananya bakal digelar pada 13-21 Agustus 2017 dan diikuti 15 ribu anggota Pramuka dari 34 Provinsi dan 514 Kota/Kabupaten dari seluruh NKRI.

Sebelumnya anggaran Gerakan Pramuka dicoret oleh Kemenpora, karena Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault dianggap terkait dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). (iil/JPC)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top