Kepala BPKAD Sultra : Sudah Rp 1,6 Triliun APBD Sultra Terserap – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Kepala BPKAD Sultra : Sudah Rp 1,6 Triliun APBD Sultra Terserap

Hj. Isma

KENDARIPOS.CO.ID — Total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemprov Sultra tahun 2017 sekira Rp 3,5 triliun. Dana itu untuk membiayai seluruh kebutuhan pemerintah baik belanja langsung maupun tak langsung. Pemerintah menargetkan realisasi anggaran tahun ini lebih baik dari tahun 2016 lalu.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Hj. Isma melalui Kepala Bidang Akuntansi, Ino Safano menuturkan hingga saat ini serapan anggaran di Pemprov mencapai Rp 1,6 triliun atau sekira 45, 59 persen. “Anggaran kita tahun ini Rp 3,5 triliun. Sampai 31 Juli 2017 ini, sudah sekira Rp 1,6 triliun yang dicairkan,” ujarnya, Jumat (4/8).

Ino Safano optimis serapan anggaran kian naik memasuki triwulan ketiga atau semester kedua ini. Pasalnya, berdasarkan evaluasi pada semester satu lalu, tren serapan anggaran hanya berada pada level 30 persen lebih. Itu artinya, sejak Juli lalu pencairan sudah meningkat signifikan. “Kalau dari tren 30 persen naik menjadi di level 45 persen itu artinya dalam sebulan naik 10 persen lebih. Kita memang desak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mempercepat administrasi pencairan. Karena menurut kita tender sebagian besar sudah selesai,” ungkapnya.

BPKAD Sultra menurut Ino Safano berkomitmen agar serapan anggaran tahun ini lebih maksimal dari tahun 2016 lalu yang hanya mencapai 94 persen. Olehnya itu, Ino Safano berharap semua SKPD mendukung komitmen itu agar tata kelola keuangan terus disempurnakan. “Dari tahun ke tahun memang harus semakin baik. Misalnya 2016 lalu itu lebih baik dari 2015 yang saat itu serapan kita hanya sampai 88 persen,” jelas Ino Safano.

Selain karena kesadaran SKPD yang semakin baik, BPKAD Sultra juga membentuk tim unit reaksi cepat yang melakukan pelayanan lebih cepat dan tepat. “Kita siapkan loket-loket pelayanan supaya cepat semua administrasinya,” tutup Ino. (ely/c)

Data Capaian

2015 : 88,15 persen (Rp 2,34 T dari Rp 2,66 T)
2016 : 94, 35 persen (Rp 2,66 T dari Rp 2,82 T)

31 Juli 2017 : 45,59 persen (Rp 1,6 T dari Rp 3,52 T)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top