Minum Obat Kuat, Kejang-kejang, Pedagang Sapi Asal Luwu Tewas di Unaaha – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Minum Obat Kuat, Kejang-kejang, Pedagang Sapi Asal Luwu Tewas di Unaaha

ilustrasi/NET

KENDARIPOS.CO.ID — Haeruddin, pedagang sapi asal Luwu, Sulsel ditemukan tewas di penginapan di Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Rabu (2/8/2017). Disela-sela urusan bisnis ternak, Haeruddin (54)
ingin berwisata syahwat. Dia lalu menghubungi relasinya untuk mencarikan perempuan yang akan menemaninya tidur di penginapan Sriwijaya, Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha, Konawe.

Agar mampu dan tahan lama bercinta, Haeruddin lebih dulu menenggak obat kuat. Racikan kopi merk Jantan dan susu beruang. Belum sempat bercinta dengan perempuan yang kirim relasinya, Haeruddin keburu tewas. Polisi yang mendapat laporan, langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Kapolres Konawe, AKBP Jemi Junaidi membenarkan peristiwa itu. Sekira pukul 18.45 Wita, Rabu (2/8) malam pegawai penginapan melaporkan adanya tamu yang meninggal dunia di kamar nomor 8. Polisi lalu menindaklanjuti laporan itu dan saat ditemukan korban hanya mengenakan handuk, tanpa memakai baju sekitar pukul 18.30 wita. “Berdasarkan KTP, umurnya masih 49 tahun, tapi kami lihat dari bentuk wajah dan kondisi tubuh sepertinya dia lebih tua. Ternyata dalam SIM korban tertulis kelahiran 1963, dia sudah berumur 54 tahun,” ujar AKBP Jemi Junaidi, Kamis (3/8)

AKBP Jemi Junaidi mengungkapkan kronologis kejadian. Korban masuk ke penginapan Sriwijaya sejak Selasa (1/8) dan Rabu lalu sekira pukul 17.50 wita, korban menelpon tukang ojek untuk menjemput perempuan berinisial An (19). Sembari menunggu, ia meminta air panas kepada penjaga penginapan untu menyeduh kopi. Penjaga sempat menawarkan kopi namun ditolak korban. “Tidak usah, saya punya kopi sendiri. Harganya mahal, sambil menunjukan kopi merk kopi jantan,” ungkap AKBP Jemi Junaidi mengutip pengakuan penjaga penginapan.

Setelah An sampai, ia minum kopi itu yang dicampur susu beruang. Kemudian, An minta izin ke kamar mandi, dan begitu kembali ia duduk disamping korban, lalu diajak berbaring. Tidak lama, korban tiba-tiba tertidur, lalu kejang-kejang dan meninggal dunia. “Korban diduga meninggal karena gagal jantung, setelah mengonsumsi kopi jantan campur susu beruang. Tapi, untuk lebih jelasnya harus diotopsi, namun pihak keluarga tidak mau,” terangnya.

Dari identitasnya, korban diketahui berprofesi wiraswasta dan berdomosili dari Kabupaten Luwu, Sulawesi Barat (Sulbar). Namun, keterangan keluarga korban, ia berprofesi sebagai pengusaha sapi asal Palopo. “Jadi, dia datang ke sini urusan pekerjaan. Sebelumnya, dia sudah ada koordinasi dengan penjual sapi di Kecamatan Puriala, dan setiap berada di Konawe selalu menginap di penginapan Sriwijaya,” tutup AKBP Jemi, sembari menambahkan korban sudah dibawa pihak keluarga menuju Palopo, Sulawesi Selatan. (hel/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top