Di Kendari Belum Ditemukan Kasus Rubella, 2018 Anak Wajib Vaksin Campak – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Di Kendari Belum Ditemukan Kasus Rubella, 2018 Anak Wajib Vaksin Campak

drg. Rahminingtum Pujirahayu, Kepala Dinkes Kota Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Perkembangan penyakit campak di Kota Kendari memang terbilang belum mengkhawatirkan. Hingga Juli 2017 ini, teridentifikasi hanya 43 pasien campak yang terdata oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari. Adapun Rubella (sejenis campak Jerman), Dinkes belum menemukan kasusnya. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Dinkes Kota Kendari berencana melakukan vaksinasi campak kepada seluruh anak dari 0-15 tahun. Hal tersebut sesuai dengan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang akan memvaksinasi seluruh anak Indonesia agar terhindar dari ancaman penyakit campak. Tahun ini, program Kemenkes itu sudah mulai dilakukan di kawasan Indonesia Timur. “Rencananya untuk Indonesia bagian tengah termasuk Kota Kendari dilakukan pada 2018. Bagian barat nanti 2019,” ujar drg. Rahminingtum Pujirahayu, Kepala Dinkes Kota Kendari, Kamis (3/8).

Meski belum menetapkan estimasi anak yang akan divaksin, namun drg.Rahminingrum memastikan semua anak di Metro Kendari akan diberi vaksin penyakit campak tersebut. “Yang usia 0 bulan sampai 15 tahun akan divaksin, biarpun sebelumnya sudah dilakukan. Ini untuk mencegah mereka dari bahaya campak. Jumlahnya kita belum pastikan,” tukasnya.

Penyakit campak seperti yang dijelaskan drg.Rahminingrum, merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kebutaan dan berujung pada hilangnya nyawa penderita. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyebar melalui udara. “Penularannya lewat media pernapasan. Bukan penyakit turunan tetapi yang terpapar biasanya anak yang daya tahan tubuhnya lemah. Fungsinya vaksin ini untuk memroteksi anak dari virus itu,” ungkapnya.

Mengenai isu bahwa vaksin tersebut mengandung bahan haram, drg.Rahminingrum menjelaskan sesuai informasi yang didapatkan hal tersebut tidaklah benar. Bahkan dalam waktu dekat, dirinya akan mendatangkan ahli biomedik yang akan menyoliasisasikan kehalalan vaksin tersebut. “Agustus ini kita akan hadirkan pakar untuk menyampaikan bahwa vaksin ini halal,” tambahnya.

Untuk itu, dirinya berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah bertujuan semata-mata untuk melindungi warga dari ancaman penyakit campak. “Tidak apa-apa divaksin, ini untuk imunisasi,” pungkasnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top