Pariwara
Konawe Utara

BPKAD Konut: Ada Wacana Pemotongan DAK Dari Pusat

KENDARIPOS.CO.ID — Wacana Pemerintah Pusat untuk melakukan pengurangan lima persen jatah dana alokasi khusus (DAK) pada setiap daerah, coba diantisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut). Agenda rapat bersama pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membahas kegiatan apa saja yang belum berjalan, sudah dijadwalkan.

“Ada wacana pemotongan dana transfer dari pusat. Mungkin ada utang luar negeri atau anggaran pendapatan dan belanja negara defisit. Jadi tidak ada jalan lain, kebijakan pusat memotong dana-dana transfer ke daerah, kementerian atau lembaga. Bagi pemerintah daerah ini dilema,” ujar Kepala BPKAD Konut, Marthen Minggu, kamis(3/8).

Mantan Kepala Inspektorat Konut itu mengaku, wacana pemotongan DAK pada akhir tahun membuat pihaknya kebingungan. Padahal anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sudah ditetapkan dan harus dilaksanakan. “Apalagi ada instruksi dari Presiden Joko Widodo, setelah APBD ditetapkan semua program harus dilelang untuk progres serapan anggaran. Yang jadi masalah, DAK Konut sebesar Rp 459 miliar, jika dipotong lima persen maka akan berkurang sekitar Rp 23 miliar. Sementara uang itu sudah masuk APBD dan terdistribusi dalam bentuk program kegiatan,” keluh Marthen Minggu.

Jika Pemkab tidak bersikap, maka ada potensi utang pada tahun anggaran 2018 sebesar Rp 23 miliar. “Makanya kami mengambil langkah untuk rapat evaluasi realisasi program yang ada. Mana kegiatan yang belum jalan dan dilelang,” ujar Marthen Minggu. (b/min)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top