Wapres Minta Mentan Perhatikan Bombana dan Konsel, di Konkep Amran Kagumi Rempah Wawonii – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Wapres Minta Mentan Perhatikan Bombana dan Konsel, di Konkep Amran Kagumi Rempah Wawonii

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat berada di Konawe Kepulauan. Foto : Mursalim/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), safari Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman di Sulawesi Tenggara berlanjut. Rabu (2/8), dua kabupaten ia sambangi yakni Konawe Kepulauan dan Bombana. Di dua daerah tersebut, pria kelahiran Sulsel ini menyatakan kekagumannya terhadap potensi-potensi pertanian yang ada, juga membawa berbagai bantuan, serta memberi semangat kepada pemerintah setempat untuk fokus mengelola dan mengembangkan sektor pertanian.

Tidak hanya itu, saat berada di Bombana siang kemarin, Amran bahkan menyampaikan salam dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada masyarakat Bombana dan Konawe Selatan. Wapres meminta kepada Mentan agar benar-benar serius memperhatikan dua daerah itu karena punya potensi pertanian yang besar. “Beliau (Wapres) baru saja menelepon, saya bilang sedang di Bombana. Beliau titip salam dan minta saya perhatikan Bombana dan Konsel,” kata Amran Sulaiman, di hadapan masyarakat Bombana, usai melakukan penanaman perdana jagung hibrida di Desa Tinabite, Kecamatan Lantari Jaya.

Menurut Amran, dua kabupaten yang berbatasan langsung ini memang layak diperhatikan karena cukup potensial untuk dikembangkan. Di Konsel misalnya, sangat layak buat pengembangan pabrik gula. Sementara di Bombana, masih memiliki banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pabrik pengolahan jagung dan peternakan sapi.

Pemilik jejaring usaha berbendera PT Tiran ini mengaku akan mendukung pengembangan dua jenis komoditas itu di Kabupaten Bombana. Bahkan sebagai bentuk keseriusannya, menteri kelahiran Bone tahun 1968 ini meninjau langsung kawasan kosong yang akan disiapkan untuk pengembangan jagung hibrida beserta pabrik pengolahannya serta lokasi peternakan sapi plus industri pengolahan daging.

Selain itu, sebagai keseriusannya memperhatikan Bombana dan membangun industri di lahan kosong di Tinabite, Amran tidak hanya membawa lima profesor dan dokter yang ahli di bidang peternakan sapi dan perkebunan. Ia juga menghadirkan seorang bernama H. Sam, pria asal Sulsel yang berdomisili di Amerika, yang berniat mengembangkan industri pengolahan jagung dan daging sapi di Bombana.

“Sekarang ada investor yang berniat mengembangkan industri dengan memanfaatkan lahan kosong di Bombana. Tapi saya minta, jika ada saudara saya yang hobi demo, jangan dulu lakukan. Karena investor ini seperti ikan. Kalau ribut saat kita memancing,  dia akan lari. Jadi mari kita sama-sama dukung kehadirannya untuk kemajuan Bombana,” katanya.

1 of 3

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top