Mantap ! Sultra Gagas Kalender Even Pariwisata – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Mantap ! Sultra Gagas Kalender Even Pariwisata

Syahiruddin Nurdin

KENDARIPOS.CO.ID — Wakatobi ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata baru nasional. Ini menjadi momentum emas bagi Sultra. Pasalnya Wakatobi tidak hanya menjadi ikon wisata untuk Sultra, tetapi juga memberi efek pada objek-objek wisata lainnya di Sultra. Olehnya itu, untuk menggenjot promosi wisata, Dinas Pariwisata Sultra menggagas kalender even tahunan kepariwisataan Sultra.

Gagasan itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Syahruddin Nurdin dalam acara stakeholder meeting, sinergi lintas sektor program tata kelola destinasi pariwisata Wakatobi tahun 2017 di Grand Clarion Hotel, Rabu (2/8). Di depan rombongan Kementerian Pariwisata yang hadir, mantan Kabag Protokoler Setprov Sultra itu mengatakan keunggulan Sultra di sektor pariwisata bukan hanya di Wakatobi. Ada Pulau Labengki di Konut, Towea di Muna, dan Hutan Lambusango di Buton dan sejumlah pulau lainnya.

Hanya saja objek wisata itu belum populer seperti Wakatobi saat ini. “Kalau kita buatkan kalender wisata, even-even yang digelar di kabupaten dan kota itu bisa kita buat lebih besar dengan dukungan promosi yang kuat, sehingga sosialisasinya bisa lebih luas,” ujar Syahruddin Nurdin.

Kalender even itu ditujukan agar pihak swasta bisa dilibatkan dalam promosi tersebut. Misalnya, melalui paket wisata yang dibuat menjelajahi Sultra. “Maksud kita, setelah ada kalender itu para penggiat wisata seperti Asita, PHRI, atau travel-travel wisata itu bisa membuat paket perjalanan. Bukan hanya Wakatobi yang dikunjungi,” ungkap Syahruddin.

Saat ini kata dia, pemerintah kabupaten dan kota sudah diminta memasukan rencana kegiatan kepariwisataannya. Untuk disusun menjadi sebuah kalender tahunan. “Supaya kita bantu kasih masukan terkait waktunya. Sekarang ini sudah ada beberapa kegiatan yang sudah terjadwal seperti Hallo Sultra, Festival Pulau Buton, Festival Pulau Bokori, yang lain tinggal kita sesuaikan. Wisatawan bisa datang sekaligus,” lanjutnya.

Masih kata Syahruddin, bila kalender pariwisata itu sudah populer maka bisa memberi peluang pembiayaan dari kementerian. “Contohnya Bokori dan Wakatobi tahun ini sudah dibiayai pusat festivalnya karena sudah masuk kalender pusat,” pungkasnya. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top