DPRD di Konut Minta Gudacil Terima Tunjangan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe Utara

DPRD di Konut Minta Gudacil Terima Tunjangan

HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan DPRD terkait guru yang tak menerima tunjangan, rabu(2/8).

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan tenaga pendidik yang bertugas di daerah terpencil pada wilayah Konawe Utara (Konut) masih minim perhatian. Itu terlihat pada sejumlah sekolah yang ada, termasuk di SDN 5 dan SMP Satu Atap Lasolo Kepulauan (Laskep). Pada dua sekolah itu, para guru di daerah terpencil (Gudacil) tak mendapatkan tunjangan tahun ini. Padahal 2016 lalu, 10 guru masih menerima tambahan penghasilan dari kementerian.

“Saya juga tidak tahu soal itu. Saya baru tiga bulan dilantik. Kemungkinan data itu diusulkan oleh pejabat sebelumnya,” alasan Kabid Ketenagaan Dinas PK Konut, Amir di hadapan anggota DPRD, rabu(2/8).

Penjelasan Amir itu membuat Wakil Ketua DPRD Konut, Made Tarubuana bersama koleganya, Rasmin Kamil dan Samir, geleng-geleng kepala.

“Saya sarankan, tolong ini menjadi pengalaman. Agar jauh hari data sudah dituntaskan. Agar dokumen Dinas PK dan data kementerian sinkron,” saran Anggota Komisi III DPRD Konut, Najamudin. Kabid Ketenagaan Dinas PK diminta tak hanya duduk di kantor. Amir harus turun lapangan mengecek keberadaan guru-guru yang bertugas di daerah terpencil tersebut.

“Inilah gunanya kenapa DPRD menyetujui anggaran perjalanan dinas dalam daerah. Supaya dana itu dimanfaatkan untuk kepentingan tersebut,” sindir Ketua Komisi III DPRD Konut, Samir. Pihak Dinas PK disarankan segera berkonsultasi ke Pemerintah Pusat terkait tunjangan Gudacil yang belum diterima sejumlah pendidik. “Utamanya bagi guru yang bertugas di SDN 5 dan SMP Satap Laskep. Supaya tahun 2018 mereka sudah terima kembali,” tegas Samir dalam rapat dengar pendapat yang turut dihadiri Plh Kepala Dinas PK Konut, Suriana serta sejumlah kepala sekolah yang bertugas di daerah terpencil. (b/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top