Dana Haji Kota Kendari Capai Rp 175 Miliar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Dana Haji Kota Kendari Capai Rp 175 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Rencana pemerintah pusat untuk menggunakan dana haji di sektor pembangunan infrastruktur di Indonesia ikut ditanggapi oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari. Rencana tersebut dipandang sebagai suatu terobosan yang terlalu berlebihan. Pasalnya, dana haji merupakan milik umat yang peruntukkannya sudah jelas. Olehnya itu, penggunaan dana haji untuk keperluan selain ibadah haji, perlu kembali dikaji secara matang.

Selain itu, penggunaan dana haji harus mendapat persetujuan umat selaku pemilik dana. Hal itu diungkapkan secara pribadi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Kendari, Sunardin. Menurutnya, rencana itu perlu dikaji lebih mendalam lagi. “Soalnya dana haji itu sejak awal di niatkan untuk keperluan ibadah haji umat, bukan untuk keperluan lain,” ujarnya, Rabu (2/8).

Dana haji milik umat Islam di Kota Kendari kini mencapai sekira Rp 175 miliar lebih. Jumlah itu diperoleh dari 7.000 pendaftar haji yang masih menunggu giliran untuk diberangkatkan ke tanah suci. “Setoran awal kita Rp 25 juta per orang dan jumlah keseluruhan daftar tunggu sampai 7.000 lebih. Berarti dana haji kita bisa sampai Rp 175 miliar,” ungkap Sunardin.

Apabila pemerintah pusat benar-benar merealisasikan dana haji dialokasikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, maka hampir dipastikan dana haji warga Kota Kendari ikut digunakan. Untuk itu, Sunardin berharap pemerintah mau melakukan dialog terlebih dahulu sebelum benar-benar merealisasikan rencana tersebut. Menurutnya, pemilik dana ataupun diwakilkan oleh lembaga tertentu, harus dimintai pertimbangan terlebih dahulu. “Harus didiskusikan dulu, baik dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan pengurus haji daerah. Karena itu menyangkut hak banyak orang,” tukasnya.

Sunardin berpendapat kalau pun dana haji terpaksa digunakan pemerintah untuk pembiayaan selain kegiatan haji, maka akan lebih afdal jika itu membiayai pembangunan sarana pendidikan Islam maupun sarana ibadah umat Islam lainnya. “Misalnya, digunakan membangun madrasah atau pesantren. Itu lebih baik ketimbang untuk keperluan lain. Makanya saya pribadi sangat berharap ini dikaji ulang. Kemanfaatan dan kemudharatannya harus betul-betul ditimbang dengan seksama,” pungkasnya. (Alfin)

Dana Haji Kota Kendari
– Terkumpul sekira Rp 175 miliar lebih.
– Jumlah itu diperoleh dari 7.000 pendaftar haji
– Setiap pendaftar menyerahkan setoran awal Rp 25 juta
– Pemerintah pusat berencana gunakan dana haji untuk pembangunan infrastruktur
– Kemenag Kota Kendari berharap dana haji bukan untuk infrastruktur
– Harus didiskusikan bersama MUI, Ormas dan pengurus haji daerah

Sumber : Kemenag Kota Kendari

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top