70 Penyuluh KB di Konawe Diserahkan ke Pusat – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Konawe

70 Penyuluh KB di Konawe Diserahkan ke Pusat

Kegiatan KKBPK di Arisandi Hotel, untuk memantapkan pemahaman PLKB terkait program BKKBN, usai beralih status dari pemda ke pemerintah pusat.

KENDARIPOS.CO.ID — Kewenangan tugas penyuluh keluarga berencana (PKB) dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) di daerah, kini diambil alih Pemerintah Pusat. Seluruh unit pelaksana tugas daerah (UPTD) KB pada beberapa kecamatan juga telah dilebur. Itu sesuai mandat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Selanjutnya, Pemkab Konawe melakukan serah terima 70 orang PLKB ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) didampingi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sultra, Rabu (2/8). Kepala DPPKB Konawe, Asriany Porosi mengungkapkan, jumlah PLKB secara keseluruhan di Sultra sebanyak 315 orang dan khusus Konawe mendapat 70 penyuluh. Jumlah tersebut paling banyak dari daerah lain.

“Sekarang tidak ada lagi UPTD KB kecamatan, tinggal PLKB yang dibawahi oleh koordinator dan tidak punya jabatan struktural. Ada efisiensi anggaran pemerintah dengan tidak membangun UPTD lagi,” terangnya. Menurut Asriani, sebelum diserahkan ke BKKBN, penyuluh KB berada dalam koordinasi Pemkab, termasuk penggajian. Namun sekarang, status mereka beralih ke Pemerintah Pusat, sehingga langsung berhubungan dengan BKKBN Sultra atau Dinas PPKB di daerah.

“Untuk sementara masih bertugas di daerah masing-masing. Nanti Januari 2018, baru wilayah tugas mereka diatur BKKBN Pusat. Sepertinya wilayah kerja tetap, hanya status saja yang berbeda, dari Pemda ke pusat,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala BKKBN Perwakilan Sultra, Ali Ismail menjelaskan, setelah 70 PLKB itu diserahkan, pihaknya langsung memberikan orientasi terkait program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga agar lebih baik menjalankan tugas. “Wilayah kerja masih tetap di Komawe, hanya gaji dan kepangkatannya diserahkan ke BKKBN,” tandasnya. (c/hel)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top