Dua Kurir Sabu Warga Punggolaka Dibekuk – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Dua Kurir Sabu Warga Punggolaka Dibekuk

Kasar Narkoba Polres Kendari, Iptu Rudika Harto Kanajiri menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari tersangka kurir narkoba (membelakang), Eni alias Bondeng (kiri) dan Rahmat alias Memet. Foto : ADWIN BARAKATI / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Kendari rupanya menjadi surga bagi para pengedar narkoba, khususnya jenis sabu. Hampir setiap minggu, polisi menangkap pelaku narkoba. Entah pengedar, kurir hingga pemakai. Buktinya, jajaran Satuan Narkoba Polres Kendari berhasil menangkap dua kurir narkoba di Kota Kendari, Senin (31/7).

Dua tersangka yakni Eni alias Bondeng (30) dan Rahmat alias Memet (31). Keduanya warga Kelurahan Punggolaka Kecamatan Puuwatu.
Polisi menangkap dua kurir itu setelah mendapat informasi dari masyarakat. Berbekal informasi itu, polisi bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi pergerakan Rahmat. Dia dibekuk di salah satu kamar di hotel Kahianga. Tak ingin masuk bui sendirian, Rahmat “bernyanyi” dan menyebut rekannya sesama kurir yakni Eni alias Bondeng. Setelah mengantongi nama Eni, personel Satnarkoba Polres Kendari kembali bergerak. Eni ditangkap di Jalan Patimura, Kelurahan Punggolaka.

Kasat Narkoba Polres Kendari, Iptu Rudika Harto Kanajiri mengatakan kedua pelaku ini berperan sebagai kurir. Jasa Eni dan Rahmat mengantar sabu kepada pembeli dihargai dengan bayaran Rp 300 ribu oleh bandar narkoba. “Bandarnya masih kita kejar. Bukan mereka yang kami sasar,” ujar Iptu Rudika saat konferensi pers di Mapolres Kendari, Selasa (1/8).

Mantan Kapolsek Abeli ini menyebut jaringan keduanya berbeda. Ada yang dari Kendari dan Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu dengan berat 57 gram.”Namun kami pastikan keduanya ikut memakai juga. Kenapa kami katakan kurir? Karena dilihat barang bukti yang disita yakni alat hisap (bong) dan sabu. Tidak ada yang lain,” bebernya. Iptu Rudika menjelaskan pihaknya masih melakukan pengembangan. Pelaku dijerat pasal 112, 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama seumur hidup. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top