Baliho Ridwan Bae Dicabut, Golkar : Ini Persaingan Tidak Sehat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Baliho Ridwan Bae Dicabut, Golkar : Ini Persaingan Tidak Sehat

KENDARIPOS.CO.ID — Para bakal calon gubernur (Bacagub) Sultra sudah mulai menyosialisasikan diri untuk maju dalam perhelatan demokrasi tahun 2018 mendatang. Sejumlah figur pun sudah memasang atribut di beberapa titik di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Sayangnya, tidak semua warga memiliki pemahaman yang sama dalam berpolitik, sehingga tega melakukan hal-hal yang merugikan bakal calon gubernur. Seperti yang dialami Ridwan Bae. Baliho mantan Bupati Muna dua periode itu dicabuti.

Di beberapa titik di wilayah Kota Kendari, baliho Ridwan yang sudah terpasang, kini tak tampak lagi. Tak hanya dicabut, baliho yang terpasang sejak dua bulan lalu tersebut juga tidak terlihat di sekitar lokasi pemasasangannya. “Ada oknum-oknum yang sengaja mencabut atribut yang kami pasang. Entah apa masalahnya, tapi sepertinya ini bagian dari persaingan tidak sehat menjelang Pilgub,” jelas Ketua Harian DPD Golkar Sultra, Imam Al Gazali, kepada Kendari Pos.

Kata dia, Partai Golkar sangat menyayangkan aksi-aksi penghilangan atribut itu karena dipasang sudah lewat proses izin ke Pemkot Kendari. “Kalau memang kami dianggap melanggar aturan, seharusnya kami diinformasikan. Kami heran, baliho kami diturunkan, malah mucul baliho baru milik kandidat lain di titik yang sama,” sesal Imam Al-Gazali. Menurutnya, pencabutan baliho itu kemudian memunculkan isu lain bahwa Ridwan Bae sudah memilih mundur dari persaingan.

Padahal, kata Al Gazali, Golkar sama sekali tidak pernah mengendurkan semangat dan tetap berupaya menyosialisasikan Ridwan sebagai kandidat Cagub Sultra. Olehnya, ia menghimbau kepada semua kandidat supaya berpolitik yang santun, menghargai dan menghormati guna terbentuknya hubungan persatuan, kekompakan untuk Sultra. Walaupun pihaknya bisa juga melakukan pencabutan baliho lain. “Kita tidak menuduh siapa orang itu. Saya juga tidak yakin cagubnya yang melakukan itu (pencabutan baliho cagub Ridwan Bae),” jelasnya.

Makanya, pihaknya membentukSatgas (satuan petugas) dari Pemuda Golkar. Satgas itupun bertugas untuk memantau keliling wilayah. “Olehnya jangan kaget kalau anak muda lewat. Itu untuk memantau baliho Pak Ridwan,” ujarnya. Kata dia, saat ini Ridwan Bae telah membidik lima parpol lainnya. Yakni, NasDem, Demokrat, PPP, PDIP, dan Hanura. Namun, pihaknya memastikan siapapun Parpol diantara itu yang lebih duluan memberikan dukungan dan genap mancapai sembilan kursi atau sudah cukup pintu maka itu sudah dianggap cukup sebagai partai pengusung Ridwan Bae. Tapi, pihaknya juga tak menutup diri jika parpol lain ingin bergabung juga. (wan/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top