Gratis ! 75 Ribu Bidang Tanah Akan Disertifikatkan, Konsel Terbanyak, Wakatobi Terendah – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Gratis ! 75 Ribu Bidang Tanah Akan Disertifikatkan, Konsel Terbanyak, Wakatobi Terendah

KENDARIPOS.CO.ID — Kabar gembira buat masyarakat Sultra. Setelah mendapat kuota sertifikat tanah gratis sebanyak 15 ribu bidang tanah dengan sistem pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) pada tahap pertama, maka tahap dua ini Sultra mendapat kuota sertifikat tanah gratis. Pada tahap kedua ini, Sultra mendapat kuota 75 ribu bidang tanah untuk disertifikatkan.

Saat ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sultra sudah menyampaikan terkait kuota tersebut kepada 12 BPN daerah dan lima perwakilan BPN di Sultra untuk segera melaksanakan pengukuran tanah kepada masyarakat yang ingin mensertifikatkan tanahnya. Dari ribuan kuota itu, BPN Konsel mendapat kuota terbanyak untuk PTSL yakni sekira 7.000 bidang tanah. Sedangkan Wakatobi mendapat jatah paling sedikit yakni hanya 2.000. (Lihat grafis di bawah)

Kepala Bagian Tata Usaha BPN Sultra, Rajamudin mengatakan PTSL hampir sama dengan proyek operasi nasional agraria (Prona). Bedanya Prona hanya menyasar pada kalangan masyarakat menengah ke bawah, namun PTSL ini mencakup semua kalangan masyarakat. Artinya setiap orang dapat mendapat sertifikat gratis dengan syarat lengkap. PTSL kata dia, merupakan bagian program kerja Presiden RI Joko Widodo yang akan mensertifikatkan lima juta bidang tanah di Indonesia.

Proses sertifikat tanah ditarget hingga Desember 2017. Rajamudin menyebutkan saat ini proses pendaftaran di kelurahan atau desa sudah berlangsung. Setelah itu, BPN akan melaksanakan pengukuran. “Masyarakat bisa membawa bukti kepemilikan tanah dan menyiapkan patok tanah. Setelah itu BPN daerah akan mengukur,” ujar Rajamudin, Senin (31/7).

Mantan Kepala BPN Konawe itu mengingatkan pegawai BPN di daerah, pegawai kelurahan dan perangkat desa agar jangan melakukan pungutan liar. Sebab PTSL ini tidak dipungut biaya. Semuanya gratis. Kalaupun ada permintaan biaya patok atau biaya ukur tanah, sebenarnya itu tidak boleh. Namun tetap dilihat dari efektifnya waktu. “Tetap juga uang patok dan ukur akan diminta. Karena jika BPN meminta kepada masyarakat untuk menyiapkan patok, itu pasti akan lama. Jadi jangan heran kalau ada uang administrasi. Itu semata-mata untuk mempercepat proses pensertifikatan tanah,” ungkapnya. (ade/c)

Kuota Setiap Daerah :

Kabupaten/Kota

Konawe Selatan 7.000
Konawe 6.500
Bombana 6.000
Muna 6.000
Buton 5.500
Baubau 5000
Kolaka 5.000
Kolaka Timur 4.500
Buton Utara 4.500
Kolaka Utara 4.000
Konawe Utara 4.000
Kendari 3.000
Koonawe Kepulauan 3.000
Buton Selatan 3.000
Muna Barat 3.000
Buton Tengah 3.000
Wakatobi 2.000

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top