Cemburu Membutakan Semua, Korbannya Seorang Remaja – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Cemburu Membutakan Semua, Korbannya Seorang Remaja

ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Terbakar api cemburu membuat Fahrudiansyah alias Rudi (43) kalap. Juru parkir (jukir) ini menghajar Hafiedz Hendra Setiawan (18) hingga lebam di rahang kiri. Masalahnya sepele. Rudi menuding Hafiedz menggoda istrinya, Kamis (27/7) lalu. Hafiedz tak terima menjadi korban pemukulan. Warga Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang ini pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Samarinda Ilir dengan didampingi kakaknya Hasan.

Polisi gerak cepat dan langsung menangkap Rudi. Saat itu pelaku tengah menjaga parkir, masih tak jauh dari tempat terjadinya pemukulan. Menurut Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Candra Hermawan, melalui Kanit Reskrim Ipda Purwanto, pemukulan berawal saat Hafiedz bersama rekannya M Aditya Pratama berboncengan dengan mengendarai motor. Keduanya dari arah Jalan Imam Bonjol hendak menuju Jalan Lambung Mangkurat sekitar pukul 14.30 Wita. Saat sedang berkendara, tiba-tiba hujan turun. Hafiedz dan Aditya berteduh di depan sebuah ruko Jalan KH Ahmad Dahlan, Sungai Pinang Luar. Saat memarkir motor, Hafiedz bertemu wanita yang tak lain adalah istri Rudi.

Dengan sopan Hafiedz minta izin berteduh di ruko tersebut. “Rupanya salah seorang rekan Rudi melihat istri Rudi tengah bercengkrama dengan seorang pemuda. Kejadian itu dilaporkan kepada Rudi yang saat itu sedang jaga parkir di tempat Hafiedz memarkirkan kendaraan,” jelas Purwanto. Mendengar cerita rekannya, Rudi naik pitam dan bergegas mendatangi Hafiedz. Awalnya hanya terjadi adu mulut antara Rudi dan Hafiedz saat itu. Karena merasa tidak mengganggu istri Rudi, Hafiedz mengelak dan menjelaskan jika dirinya hanya sekadar berteduh.

Terlanjur terbakar emosi, Rudi tak mau mendengar alasan apapun dari Hafiedz. Langsung saja ia memukul wajah Hafiedz hingga mengakibatkan rahang pemuda itu memar. Belum puas, aksi brutal Rudi terus berlanjut. Sembari memaki Hafiedz, Rudi mengeluarkan badik yang terselip di pinggangnya. Melihat Rudi mengancamnya dengan sebilah badik, Hafiedz lari ke tengah jalan. Sialnya, musibah lain menimpa. Hafiedz malah tertabrak motor saat kabur dari kejaran Rudi. Akhirnya setelah ditolong rekannya, remaja ini berhasil kabur dengan mengendarai motor.

Hafiedz pulang ke kediamannya. Nah, saat tiba di rumah, ibunda Hafiedz melihat luka di wajah putranya dan langsung memberitahu Hasan, kakak Hafiedz. “Kakak Hafiedz tidak terima atas kejadian pemukulan itu. Hafiedz merasa terancam dan langsung melaporkan kepada petugas saat itu,” kata Purwanto. Sementara itu, Rudi yang kini di kantor polisi sudah mulai tenang. Bahkan terlihat sedikit menyesal. Dirinya mengaku terbakar api cemburu lantaran istrinya kerap digoda laki-laki lain. “Dari situlah awal pemukulan terjadi,” lanjut Purwanto.

Purwanto menambahkan, proses penyidikan kasus penganiayaan ini masih berlanjut. Pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Rudi dan juga juga menghimpun keterangan dari Hafiedz, serta saksi lainnya. ”Kami masih melakukan pendalaman. Rudi sudah ditahan di Polsekta Samarinda Ilir untuk mempertangungjawabkan perbuatannya,” pungkas Purwanto. (kis/beb)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top