Jejaring HTI di Kampus Mulai Didata, UHO : Pilih Pancasila atau Dipecat – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Edukasi

Jejaring HTI di Kampus Mulai Didata, UHO : Pilih Pancasila atau Dipecat

KENDARIPOS.CO.ID — Perguruan tinggi disinyalir menjadi basis utama pergerakan para aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Tidak hanya mahasiswa, banyak dosen-dosen yang menjadi jejaringnya. Sinyalemen itulah yang jadi alasan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Mohamad Nasir mengumpulkan para rektor perguruan tinggi, membahas dosen yang terlibat dalam HTI, termasuk Rektor UHO, Dr. Muhammad Zamrun.

Saat itu, Nasir meminta agar mereka dirangkul untuk kembali mengakui ideologi Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bila tidak bersedia, baru diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. “Itu pesan Pak Menteri. Tapi saya tidak mau gegabah karena ini sensitif. Di UHO, saya inventarisir dulu,” kata Dr. Zamrun, Rektor UHO yang ditemui usai ikut Rakor, Rabu (26/7) lalu.

Rektor UHO yang belum dua pekan dilantik itu mengaku belum bisa bersikap apapun terhadap dosen-dosen yang anti Pancasila, karena ia belum punya datanya. “Informasi soal itu (dosen jejaring HTI) memang ada dari masyarakat, tapi saya tidak akan menjudge seseorang. Kita harus melakukan verifikasi yang akurat dulu,” tuturnya.

Untuk mengetahui, siapa saja di tubuh UHO yang menganut paham radikal Zamrun enggan mengungkapkan caranya. “Biarkan kami lakukan dengan cara kami sendiri. Prinsipnya kita tidak melakukan sendiri, kita bersama pihak lain untuk menelusuri dan mengumpulkan data-data yang ada,” katanya.

Jika, setelah penelusuran dan nantinya terdapat sejumlah dosen atau mahasiswa UHO penganut paham radikal, Zamrun pun mengutamakan advokasi atau pembinaan. “Paling tidak kita dialog terlebih dahulu, kita clearkan dulu. Sekarang saya baru akan melakukan koordinasi terlebih dahulu, saya pertanyakan benar atau tidaknya. Untuk sementara kita masih mengumpulkan data-data,” pungkasnya.

Suara yang sedikit lebih keras disampaikan Sekretaris Rektor UHO, La Ode Santiaji Bande. Ia terang-terang mengungkap bahwa di kampus hijau itu banyak anggota dan simpatisan HTI. Saat ini, pihak sivitas sedang melakukan penelusuran terhadap para anggota dan simpatisan HTI yang berada di UHO. “Setelah itu kita akan listing siapa saja dosen, pegawai atau mahasiswa yang mengikuti paham HTI,” kata Santiaji, kemarin.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top