Ratusan Pedagang Masih Bertahan di Eks Pasar Panjang, Pemkot dan Dewan Cari Solusi – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Ratusan Pedagang Masih Bertahan di Eks Pasar Panjang, Pemkot dan Dewan Cari Solusi

Pedagang kembali mendirikan lapak.

KENDARIPOS.CO.ID — Bekas pasar panjang hingga saat ini masih bergeliat. Meski tak seramai sebelum para pedagang direlokasi ke Pasar Sentral Wuawua namun aktivitas jual beli masih terlihat. Nasib pedagang yang masih berjualan di kawasan eks pasar panjang akan segera diputuskan. Pemerintah Kota Kendari bersama DPRD Kota Kendari akan duduk bersama membahas langkah terbaik yang akan diambil.

Sejauh ini, masih ada sekitar 350 pedagang yang tetap bertahan di kawasan pasar yang sudah dinyatakan terlarang tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kendari, Amir Hasan. Kawasan itu memang tidak boleh difungsikan sebagai pasar.

Untuk alasan apapun, pedagang tidak dibenarkan tetap berjualan di kawasan yang sudah ditutup dari aktivitas jual beli, sejak pada Maret. Hanya saja, hak pihak swasta yang dulunya punya andil dalam pembangunan pasar itu, tetap harus dipikirkan. “Masih sementara dicarikan solusianya. DPRD akan bertemu Wali Kota untuk mencari solusi terbaik mengenai nasib para pedagang. Nanti akan diputuskan, kemana mereka akan direlokasi,” ujar Amir Hasan, Jumat (28/7).

Mantan Camat Kadia itu mengaskan Pemkot tidak lamban menuntaskan persoalan tersebut. Bahkan, kalaupun harus membongakar kembali lapak dan kios pedagang, dirinya siap melakukannya. “Hanya saja kita ingin solusi paling efektif. Setidaknya ketika mereka ditertibkan maka kita punya solusi lokasi lain yang tepat mereka berjualan. Tentuya agar mereka tidak kehilangan mata pencaharian. Sebab mereka warga kita juga,” beber Amir Hasan.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Nahwa Umar mengakui awalnya kawasan pasar panjang memang hanya sebagai pasar sementara. “Dulunya kan hanya tempat relokasi karena Pasar Sentral Wuawua terbakar. Ketika pasar sudah dibenahi maka tidak boleh lagi ada aktivitas di bekas pasar panjang,” ujar Nahwa Umar saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Mantan Kepala Inspektorat Kota Kendari itu menambahkan saat ini Pemkot tidak memungut pajak dan retribusi di eks pasar tersebut. “Dan memang kita tidak pernah pungut pajak karena tidak boleh lagi ada pasar di kawasan itu,” pungkasnya. (m1/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top