Apapun Putusan MK Terkait Sengketa Pilkada Bombana, Semuanya Siap Patuh – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Apapun Putusan MK Terkait Sengketa Pilkada Bombana, Semuanya Siap Patuh

Suasana sidang di MK. Foto : Ramadan/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Nasib Pilkada Bombana akan ditentukan Mahkamah Konstitusi (MK), Senin, 31 Juli nanti. Opsi yang mungkin terjadi adalah, digelar lagi Pemungutan Suara Ulang (PSU), atau hakim mengukuhkan kemenangan pasangan Tafdil-Johan (Bertahan). Kendati banyak yang berharap agar proses demokrasi di daerah itu cepat kelar, tapi semua pihak yang terkait dalam urusan ini mengaku siap menerima apapun putusan 9 anggota majelis hakim nantinya.

Juru bicara MK, Fajar Laksono mengungkapkan bahwa agenda sidang pembacaan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kada Bombana akan digelar diruang panel I, pukul 14.00 WIB. “Sidang sudah terjadwal. Agendanya adalah putusan. Para pihak sudah diberitahukan agar dapat hadir menyaksikan putusan tersebut,” tutur Fajar saat dihubungi via selulernya, Jumat. (28/7).

Disinggung soal putusan apakah ada kemungkinan akan kembali diadakan PSU, Fajar menolak untuk berkomentar. “Mohon maaf itu bukan wewenang saya. Apapun kesimpulan dan apapun keputusan, hanya para hakim yang mengetahui hal tersebut. Saya tidak bisa sampai ke ranah tersebut, silahkan saja dengarkan putusannya Senin pekan depan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra, Hidayatullah saat dihubungi juga mengaku telah mendapatkan kabar terkait dengan agenda sidang sengketa Pilkada Bombana. “Saya sudah dapat kabar. Namun hadir atau tidak saya belum tahu, kalau saya tidak bisa hadir nanti ibu Tina (Tina Taridala, Komisioner KPU Sultra) yang akan wakili saya dalam sidang tersebut,” tuturnya.

Terkait dengan putusan, pria yang karib disapa Dayat itu enggan berkomentar. Prinsipnya, kata mantan Ketua KNPI Sultra ini, pihaknya akan mematuhi segala bentuk putusan MK. “Kita tunggu saja hasil sidang putusan tersebut. Tidak usah kita menduga-duga, apapun putusan MK, prinsipnya kita siap melaksanakan,” pungkasnya.

Di lain pihak, para pendukung pasangan Tafdil-Johan berharap agar MK mengukuhkan saja hasil PSU, 7 dan 10 Juni lalu. Sukarman, kader Partai Amanat Nasional (PAN), partai pengusung Bertahan, mengatakan bahwa saat PSU sejatinya membuktikan bahwa Tafdil-Johan lebih diinginkan oleh masyarakat Bombana.

Meski demikian, kata dia, semua pihak haruslah bisa menerima putusan MK. Tapi, andai bisa memilih, akan lebih baik jika hakim menuntaskan proses demokrasi di Bombana dengan mengesahkan hasil PSU. “Pembangunan yang telah baik saat ini (di Bombana), akan menjadi lebih baik lagi (kalau Tafdil lanjut memimpin),” jelasnya.

Sedangkan pihak PDIP, partai pengusung Kasra Munara-Man Arfa, lewat juru bicaranya, Agus Sana’a mengatakan pihaknya sangat yakin pasangan berakronim Berkah adalah pilihan terbaik, termasuk, untuk memimpin Bombana. Apalagi tim partai koalisi sudah bekerja maksimal, untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 itu. “Kita berharap ada PSU lagi (pada putusan MK itu),” jelasnya saat dihubungi via seluler, kemarin.

Namun demikian, kata dia, apapun putusan MK maka menjadi hal yang terbaik untuk Bombana. Pasalnya, pihaknya mematuhi apapun keputusan hukum, sehingga apapun keputusan hukum dalam artian putusan MK nantinya. Jika nantinya diputuskan Tafdil-Johan Salim menang maka itu akan diterima. “Jadi kita menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum, apapun keputusan hukum kita akan hormati,” ungkapnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top