Jokowi Puji Kerja Wali Kota Baubau, Ini Alasannya …. – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Jokowi Puji Kerja Wali Kota Baubau, Ini Alasannya ….

KENDARIPOS.CO.ID BAUBAU- Jelang akhir pengabdiannya sebagai Wali Kota Baubau, AS Tamrin terus memberi kebanggaan bagi daerah yang ia pimpin. Kemampuannya mengelola ekonomi di kota berpenduduk heterogen itu mendapat apresiasi di level nasional. Kinerjanya menekan laju inflasi dipuji Presiden Joko Widodo. Baubau termasuk salah satu kota di Indonesia yang bisa memberi kestabilan harga.

Pujian Presiden Jokowi itu ia sampaikan di depan kepala daerah se Indonesia yang hadir saat Rapat Koordinasi Nasional pengendalian inflasi ke VIII tahun 2017, di Jakarta, kemarin. Presiden mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam hal menekan laju inflasi. Ini dibuktikan dari data yang dirilis Bank Indonesia (BI) yang menyebutkan angka inflasi secara nasional tidak pernah mencapai angka 5 persen dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Dalam rapat tersebut beberapa daerah pun berhasil mendapatkan penghargaan dari BI atas kinerjnya dalam menekan laju inflasi.

Khusus wilayah Sulawesi secara keseluruhan berdasar data yang dipaparkan oleh Gubernur BI, Agus Martowardojo angka inflasi hanya berkisar 2,27 persen saja. Dengan angka tersebut bahkan wilayah Sulawesi menjadi daerah yang paling berhasil. “Hampir di seluruh daerah berhasil menekan laju inflasi. Angka inflasi di Jawa itu berkisar 2,90 persen, kemudian Sumatera 4,53 persen, Kalimantan itu 3,4 persen. Untuk wilayah Timur Indonesia, Sulawesi berkisar di 2,27 persen, Bali dan Nusa Tenggara 2,93 persen dan Maluku-Papua berada di angka 3,07 persen,” kata Agus saat memberikan sambutan pada acara yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (27/7).

Agus pun memberikan apresiasi terhadap tim pengendali inflasi daerah (TPID). Menurutnya, TPID dinilai berhasil dalam menekan harga dan memastikan ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi barang. “Kita sangat mengapresiasi pemerintah daerah. Tanpa koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait, pengendalian inflasi pasti akan sulit. Dengan prestasi ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Kemarin, Agus memang hanya menyebut tiga kota dengan predikat terbaik dalam penanganan laju inflasi yakni Medan, Banyuwangi, dan Probolinggo. Tapi, dalam data yang ia pegang, di urutan keempat itu ada nama Kota Baubau, yang sukses menahan inflasi di angka 1,71 persen. “Alhamdulilah, ini semua berkat kerja keras TPID Baubau bersama Forkompimda dan Bulog yang terus membangun koordinasi dan berhasil,” kata AS Tamrin, saat ditemui usai acara, kemarin.

Pengganti Amirul Tamim ini mengaku akan terus berupaya menahan atau bahkan bisa jauh menekan angka inflasi di kotanya. Ia mengungkapkan upaya Pemkot bersama banyak pihak dalam menekan laju inflasi itu. Salah satunya sering menggelar operasi pasar untuk memantau perkembangan dan fluktuasi harga, sehingga jika ada komoditas yang terpantau harganya naik, segera dilakukan upaya menstabilkan harga.

“Kita juga sering melakukan pengamatan stok barang, apakah ada penumpukan atau penimbunan bahan pokok, itu terus kita amati. Karena penimbunan bisa menjadi perangsang kenaikan harga,” jelasnya. Selain itu, politisi PAN ini juga mengaku melakukan pemantauan terhadap peredaran barang ilegal karena menjadi salah satu pemicu tingginya laju inflasi.

Selain itu, AS Tamrin juga mengaku dalam menekan laju inflasi pihaknya menginstruksikan kepada petani untuk memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki. “Manfaatkan lahan tidur untuk menjadi sentra produksi komoditi yang belum kita miliki,” ungkapnya.
Infrastruktur Baik

Tidak saja sukses menekan inflasi, AS Tamrin juga telah mengantar Baubau ke arah yang lebih baik. Berbagai pembangunan dilakukan. Salah satunya adalah jalan raya yang kini hitam mulus di semua sudut kota. Jalan-jalan yang tadinya bocor dan terlihat rusak, kembali diaspal. Perbaikan jalan itu terus dilakukan hingga 2017.
“Dalam melakukan pembangunan ataupun perbaikan jalan raya, kita tidak bisa langsung menuntaskan sekaligus karena harus disesuaikan dengan anggaran. Makanya kita dahulukan jalan yang dikeluhkan masyarakat,” kata pria bernama lengkap Dr. H AS Tamrin ini, beberapa hari lalu. Tidak hanya di perkotaan, namun jalan-jalan terpencil yang ada di perkampungan warga juga dibangun.

Salah satunya adalah pembangunan jalan di Pulau Makasar (Puma). Seluruh pengembangan jalan raya tersebut terus menjadi perhatian. Hingga 2016, ruas jalan perkotaan kembali diaspal. “Perbaikan infrastruktur jalan adalah hal yang sangat penting. Semua ini erat kaitanya dengan peningkatan perekonomian masyarakat. Jika jalan baik dan mulus maka akses dan mobilisasi perdagangan lebih mudah,” ucapnya.

Bukti dan capaian pembangunan jalan raya yang telah digenjot selama empat tahun kepemimpinannya bersama sang wakil, Wa Ode Masra Manarfa, terlihat dari data yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat Kota Baubau yang menunjukan bahwa proses pengerjaan jalan telah dilakukan hingga 90 persen.

Tidak hanya itu, Ketua Baubau itu juga telah mengantarkan Baubau meraih berbagai penghargaan. Mulai dari pengelolaan keuangan dengan menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama dua kali berturut, yaitu 2016 dan 2017. Adipura secara berturut mulai 2013 hingga 2016, Wahana Tata Nugraha (WTN) 2014 dari Kementrian Perhubungan RI. Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2015 dari kementrian Hukum dan HAM dan lainya. (ahi/yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top