Pelaku Penganiayaan Istri di Kampung Butung Segera Disidang – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Pelaku Penganiayaan Istri di Kampung Butung Segera Disidang

Iswanto (terbaring) tersangka yang memotong kaki dan tangan istrinya segera disidang. Dok/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Tak lama lagi Iswanto (25) berhadapan dengan hakim akibat perbuatannya yang menganiaya istrinya, Juleha, Senin (22/5/2017) lalu. Berkas penyidikannya sudah dinyatakan lengkap dan kini berada ditangan jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari. Hari ini, jaksa melimpahkan tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu ke Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

Kanitreskrim Polsek Kandai, Iptu Supratman Ambon membenarkan pihaknya telah melimpahkan tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Tak lama setelah pelimpahan tahap satu, penyidik Polsek Kandai langsung menerima surat (p21) yang menyatakan berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh JPU. “Setelah dinyatakan lengkap (p21) kami langsung serahkan tersangka dan barang bukti. Salah satu barang buktinya berupa sebilah samurai yang digunakan tersangka memotong istrinya,” ujar Iptu Supratman Ambon, kepada Kendari Pos.

JPU Kejari Kendari Febriyan,SH,MH mengatakan jaksa sudah menerima limpahan tersangka KDRT. Pidana Umum (Pidum) Kejari Kendari hari ini akan melimpahkan tersangka ke PN untuk menjalani proses persidangan. “Sudah kami terima dan hari ini akan kami limpahkan ke pengadilan. Saat ini tersangka dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Kelas II A Kendari,” ujar Kasi Intel Kejari Kendari itu. Iswanto dijerat dengan pasal 354 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dan pasal 44 ayat 2 UU Nomor 23 tentang KDRT, ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juleha (22), seorang ibu rumah tangga di Kampung Butung, Kecamatan Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditebas dengan parang oleh suaminya yang bernama Iswanto, yang akrab disapa Wanted. Akibat sabetan parang, kaki kiri dan tangan kanan Julaeha nyaris putus. Selain itu, masih banyak lagi luka di bagian badan korban, termasuk bagian kepala. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (22/5/2017) pagi. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top