Berkas tak Lengkap, Penyuluh Pertanian di Butur Belum Kantong NIP – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Buton Utara

Berkas tak Lengkap, Penyuluh Pertanian di Butur Belum Kantong NIP

KENDARIPOS.CO.ID — Lima penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Buton Utara (Butur) hingga kini belum mengantongi nomor induk pegawai (NIP). Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur telah melakukan verifikasi dokumen administrasi tenaga penyuluh secara teliti, namun dinyatakan belum lengkap. Masih ada beberapa surat keputusan pengangkatan mereka sebagai PPL belum dilampirkan saat masih berstatus pegawai tidak tetap.

Imbasnya, BKPSDM belum bisa menyerahkan dokumen itu ke Badan Kepegawaian Negera (BKN) untuk diusulkan mendapat nomor induk pegawai. Kini, tenaga penyuluh yang diusulkan menjadi aparatur sipil negara baru, diminta aktif melengkapi berkas yang masih kurang.

Kepala BKPSDM Butur, Muh. Yasin mengaku, proses pemberkasan tenaga penyuluh belum rampung karena ada beberapa dokumen tak dilampirkan. Kendati demikian, Yasin memastikan, jika seluruh dokumen telah dilengkapi maka secepatnya diproses. Sehingga BKN dapat menerbitkan nomor induk pegawai dan Pemkab segera menandatangani surat keputusan pengangkatannya sebagai calon pegawai negeri sipil baru. “Pemberkasan PPL tak dipungut biaya. Jika ada penyuluh yang merasa dirugikan oleh oknum tertentu, segera laporkan,” tegas Yasin.

Ia menjelaskan, sesuai rasionalisasi kebutuhan tenaga penyuluh pertanian, Butur masih memerlukan puluhan PPL untuk ditempatkan pada setiap kecamatan. “Jatah yang diberikan pemerintah melalui pengangkatan baru-baru ini sangat minim. Saya berharap ke depan kembali dikeluarkan kebijakan pengangkatan CPNS melalui kementerian atau lembaga,” tandasnya. (c/had)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top