Sengketa Pilkada Bombana Diputus 31 Juli – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Sengketa Pilkada Bombana Diputus 31 Juli

Juru Bicara MK, Fajar Laksono (Foto : Ramadan/Kendari Pos)

KENDARIPOS.CO.IS — Drama tentang Pilkada Bombana bakal segera berakhir. Mahakamah Konstitusi (MK) sudah menjadwalkan, sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) bakal digelar 31 Juli. Agendanya tentang pembacaan putusan hasil pemungutan suara ulang (PSU).

Juru bicara MK, Fajar Laksono membenarkan, sidang lanjutan PHP Kada Bombana akan digelar akhir bulan ini. Perkara dengan nomor registrasi 34/PHP.BUP-XV/2017, beragendakan putusan. “Langsung sidang putusan. Seperti apa hasilnya, hanya hakim MK yang tahu,” kata Fajar singkat saat dihubungi, Selasa (25/7).

Ketua KPU Sultra, Hidayatulah mengaku telah mendapat kabar terkait pelaksanaan sidang lanjutan PHP Kada Bombana. Pria yang karib disapa Dayat ini menyerahkan sepenuhnya kepada MK hasilnya. “Apapun putusan hakim, kami menerimanya. Tentu setelah itu akan ditindaklanjuti,” kata Dayat.

Disinggung soal kemungkinan adanya PSU jilid II seperti yang terjadi di Muna, mantan Ketua aktivis MARA Sultra enggan berspekulasi. Menurutnya, semua itu hakim MK yang punya kewenangan. “Sekali lagi, apapun hasilnya, kami siap laksanakan. Karena putusan MK bersifat final dan mengikat,” tegasnya.

Ketua KPU Bombana, Arisman juga telah menerima informasi tersebut. “31 Juli nanti, kami diundang untuk mendengarkan putusan hakim,” katanya, (25/7). Dijelaskannya, pada sidang tersebut akan berbeda dengan sebelumnya. Jika, sebelumnya hakim hanya mendengarkan keterangan dari pihak terkait termasuk KPU Bombana, maka kali ini pihaknya tinggal mendengarkan putusan hakim. “Jadi, agendanya mendengarkan putusan hakim untuk hasil PSU,” ulangnya menegaskan.

Ia menambahkan, bahwa apapun keputusan hakim akan dilaksanakan sebagai amanah. Baik itu menetapkan pasangan calon dengan suara terbanyak atau terpilih. Ataukah ada hal lain. Kata dia, dalam sidang tersebut pun pihaknya tidak memiliki persiapan apapun. Calon Bupati Bombana, Kasra mengaku telah mendapatkan kabar terkait pelaksanaan sidang lanjutan PHP Kada Bombana. “Kita sudah mendapatkan kabar dari pihak Kepaniteraan terkait jadwal sidang PHP Kada Bombana,” tuturnya.

Dirinya tetap berharap majelis hakim dapat mengabulkan permintaannya dalam sidang sebelumnya. “Saya minta di 7 TPS kembali dilakukan pemungutan suara ulang. Permintaan kami ini disertai alasan dan bukti jelas,” tuturnya. Untuk diketahui, dalam PSU Bombana, paslon Tafdil-Johan (Bertahan) memimpin dengan torehan 1.406 suara. Sedangkan paslon Kasra Munara-Man Arfa meraih 1.106 suara atau selisih 30 suara dengan H.Tafdil-Johan Salim. Tidak hanya unggul tujuh TPS, pasangan bertahan juga memimpin akumulasi total suara antara hasil Pilkada 15 Februari lalu.

Di Pilkada tahap pertama pertengahan Februari lalu, pasangan Bertahan unggul sekira 1.252 suara atas rivalnya, Kasra Jaru Munara- Man Arfah. Dari 319 TPS yang gelar Pilkada saat itu, Tafdil meraih suara 39.970 suara, sedangkan Kasra hanya 38.718 suara. Dengan demikian, hasil Pilkada Bombana 2017 secara keseluruhan, Tafdil-Johan Salim memimpin dengan perolehan 41.016 suara. (b/yog/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top