Jadwal Tes SMMPTN UHO Ditambah Satu Hari, 2.527 Peserta Bakal Tersingkir – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Jadwal Tes SMMPTN UHO Ditambah Satu Hari, 2.527 Peserta Bakal Tersingkir

Calon Maba yang melakukan ujian SMMPTN di Lab komputer SMAN 1 Kendari. Foto : Angga/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN), Senin (24/7) berlangsung lancar. Bahkan tes tersebut dipantau langsung Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr Muh Zamrun.

Rencana awal, jadwal tes SMMPTN hanya digelar dua hari. Namun karena mempertimbangkan banyak hal, waktunya ditambah satu hari lagi. Jadi, tes akan berakhir 26 Juli, besok. Hanya saja, hari terakhir ini memakai lokasi tes di kampus saja. Walau begitu tidak menjadi masalah, karena panitia sudah mempersiapkannya dengan baik. Dr Muh Zamrun menjelaskan, berdasarkan hasil pantauannya bersama tim, ujian di hari pertama masih berjalan lancar. Kata dia, tim teknisi dan IT selalu siap di setiap lokasi tes. “Kalau kendala kecil wajar saja terjadi. Tapi secara keseluruhan, semua bisa teratasi sehingga tidak merugikan calon maba,” kata Zamrun.

Mantan Dekan Fakultas MIPA ini menjelaskan, kendala yang ditemui hanya masalah koneksi jaringan internet. Hal itu ditemui pada beberapa lokasi yang berada di luar kampus, seperti di SMAN 1 Kendari dan SMKN 1 Kendari. Namun hal itu tidak berdampak serta tidak merugikan peserta tes. “Di SMAN 1 Kendari telat satu jam. Harusnya mulai pukul 08.00 Wita, tapi tes baru bisa dimulai pada pukul 09.00 Wita. Akan tetapi, saya tegaskan tidak sampai merugikan calon maba,” terangnya.

Pengganti Prof Usman Rianse itu menambahkan, pengumuman hasil SMMPTN belum bisa dipastikan jadwalnya. Setelah pemeriksaan tes masih akan dilakukan rapat pimpinan lingkup UHO, dalam rangka penentuan kelulusan serta penetapan jadwal pengumuman. “Saya berharap tidak ada kendala berat hingga ujian selesai. Peserta tetap fokus dan mengerjakan soal dengan baik. Semua kelulusan ditentukan oleh nilai yang diperoleh setiap peserta,” bebernya.

Dia juga menghimbau agar seluruh pengawas dan tim SMMPTN bertugas sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS). “Semua yang terlibat dalam pelaksanaan harus tetap bekerja secara profesional. Dengan demikian, ujian tetap berjalan tertib, aman dan lancar hingga selesai,” pungkasnya.

Kabag Humas UHO, La Ode Maulid menambahkan, kehadiran peserta tes juga hampir 100 persen, hanya ada beberapa yang tidak mengikuti tes. Itupun tidak mencapai jumlah yang banyak. Ia kembali menuturkan, tes CBT pada jalur lokal diikuti sebanyak 7.282 peserta yang akan memperebutkan 4.755 kursi pada jalur tersebut. Selain itu, setiap harinya tes akan berlangsung sampai lima sift. “Dengan berkurangnya peserta akibat keabsahan data, maka memperkecil persaingan. Justru akan lebih banyak menguntungkan peserta karena kelulusan semakin besar untuk masuk di UHO,” tutur Maulid.

Berdasarkan daya tampung pada seleksi mandiri itu, beber dia, hanya akan ada sebanyak 2.527 orang dari 7.282 keseluruhan peserta yang akan gagal. Artinya, sebagian besar calon maba yang mengikuti tes punya peluang untuk lolos, yaitu berjumlah 4.755 orang. Kuota itu tersebar di 17 fakultas UHO. “Untuk memastikan keamanan tes, kami juga bekerjasama dengan pihak kepolisian. Selain pengawas ruangan, di masing-masing lokasi juga ditempatkan petugas kepolisian,” ucapnya. Maulid mengatakan, waktu tes ditambah satu hari. Jadwal awal mulai 24 s/d 25 Juli, ditambah sampai 26 Juli. Dihari terakhir hanya menggunakan lokasi di kampus saja. (b/ima)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top