Dibesuk Saleh Lasata, Ini Pesan Nur Alam – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Dibesuk Saleh Lasata, Ini Pesan Nur Alam

Saleh Lasata usai menjenguk Nur Alam. Foto : Yogi/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra non aktif, Nur Alam sudah tiga pekan berada di rumah tahanan (Rutan) Guntur. Kendati raganya terkungkung, namun hati dan pikirannya tetap untuk Sultra. Hal itu diketahui karena setiap kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang datang menjenguk, mantan Ketua DPW PAN Sultra ini selalu berpesan agar meningkatkan kinerja dan menjaga kekompakan.

Dirinya menyadari kalau kepala dinas tidak kompak dan sinergi, maka program pembangunan tidak akan maksimal. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Pesan serupa kembali disampaikan Nur Alam saat mendapat kunjungan dari Plt Gubernur Sultra, HM Saleh Lasata dan beberapa kepala SKPD lingkup Pemprov Sultra, Senin (24/7).

“Beliau (Nur Alam,red) tetap memikirkan kondisi Sultra. Dalam menjalankan pemerintahan, beliau berpesan untuk selalu menjaga kekompakan dan meningkatkan kinerja supaya hasil yang didapatkan maksimal,” ungkap Saleh Lasata saat ditemui usai mengunjungi Nur Alam, Senin (24/7)

Disebabkan banyak kesibukan, Wakil Gubernur Sultra ini baru pertama kali menjenguk pasangannya tersebut. Satu hal yang membuatnya sedikit tenang, karena kondisi suami Tina Nur Alam itu baik-baik saja. “Beliau sehat dan baik-baik saja di dalam,” ujarnya. Mantan Bupati Muna ini mengaku tidak ada pesan khusus yang disampikan Nur Alam. “Soal konsultasi proses pemerintahan, saya rasa beliau masih mengetahui kerja-kerja pemerintahan. Lagi pula saya ini hanya sementara menggantikan posisinya. Beliau masih gubernur namun sekarang non aktif sementara. Jadi koordinasi tetap jalan,” katanya.

Selain Saleh Lasata, hanya keluarga yang diizinkan membesuk. Mereka adalah sang istri Tina Nur Alam, Giona Nur Alam, Muh. Ferry Anggriawan plus Kepala BPKAD, Hj Isma. Sesuai kebijakan di Rutan Guntur, maksimal 5 orang yang diperbolehkan masuk dalam kurun waktu 3 jam. Mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Sejumlah keluarga dan kepala SKPD yang juga ikut membesuk.

Sekira pukul 10.00 WIB, Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Hado Hasina juga terpantau hadir di Rutan Guntur. Namun, karena tak memiliki akses dia tak bisa masuk dan hanya menunggu di depan pintu gerbang Rutan Guntur. Sekira pukul 11.00 WIB, Kepala BPKAD Hj Isma keluar terlebih dahulu. Dia tak banyak kata. Saat ditanya apa yang menjadi pesan Nur Alam, dia tak memberi jawaban. Namun Isma sedikit membuka keadaan Nur Alam yang berada di Rutan Guntur. “Keadaan bapak baik-baik saja. Beliau sehat-sehat,” kata Isma singkat.

Tepat pukul 12.00 WIB, bel Rutan Guntur berbunyi. Menandakan waktu besuk telah habis dan para pembesuk wajib meninggalkan area steril ruang besuk Rutan Guntur. Satu persatu, keluarga Nur Alam pun akhirnya keluar. Tina Nur Alam bersama anak dan menantunya menjadi yang kedua keluar dari dalam Rutan setelah Hj Isma. Sembari melemparkan senyum, wanita yang karib disapa Tina mengatakan bapak titip salam. “Doakan bapak, bapak di dalam baik-baik saja. Bapak juga titip salam untuk masyarakat Sultra,” imbuhnya. (b/yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top