Ribuan Guru di Kota Kendari Bakal Dimutasi Besar-Besaran – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Ribuan Guru di Kota Kendari Bakal Dimutasi Besar-Besaran

Guru. Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari kembali mewacanakan mutasi guru di metro ini. Jumlah guru yang tidak berbanding lurus dengan jumlah siswa pada beberapa sekolah menjadi penyebabnya. Untuk itu, mutasi dipandang sebagai solusi pemerataan guru sekaligus upaya pemerataan kualitas pendidikan. Sesuai rencana, mutasi itu akan dilakukan bulan Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari, Zainal Arifin mengatakan jumlah guru untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 1.427 orang dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 920 orang. Jumlah itu dinilai cukup representatif dengan jumlah siswa SD dan SMP yang ada. Hanya saja, distribusi guru menjadi yang tidak merata sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan kualitas pendidikan.

“Total guru kita kan 2.347 orang. Itu yang akan disebar merata dan kami memang sudah programkan itu. Saat ini kami sedang mendata jumlah guru disetiap sekolah. Nantinya kita sesuaikan dengan kebutuhan setiap sekolah,” ujar Zainal kepada Kendari Pos.

Dimungkinkan pemerataan guru tersebut dilakukan Oktober mendatang setelah BKPSDM Kota Kendari menuntaskan pendataan kebutuhan jumlah pengajar setiap sekolah. “Teknisnya akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Oktober sudah bisa kita laksanakan,” ungkap Zainal Arifin.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Sartini Sarita mengatakan wacana pemerataan guru itu akan dilakukan berdasarkan sistem zonasi dan kualifikasi pendidikan. “Misalnya zonasiKecamatan Kendari harus merata jumlah gurunya. Ada juga pemerataan berdasarkan kualifikasi pendidikan guru setiap sekolah. Intinya kita ingin semua sekolah memiliki guru yang cukup, apalagi sekarang siswa sudah zonasi juga. Dengan itu, sertifikasi guru juga kan adil,” papar Sartini Sarita belum lama ini.

Kekurangan guru dialami di wilayah Kecamatan Abeli. Sedang jumlah guru justru menumpuk di Kecamatan Kendari Barat dan Mandonga. “Dan paling kurang merata itu khusus guru PAI, guru olahraga dan guru IPA. Itu yang akan diperhatikan,” imbuhnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top