Membanggakan, Kota Kendari Raih Dua Penghargaan Nasional – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Membanggakan, Kota Kendari Raih Dua Penghargaan Nasional

drg. Ruhminingrum, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Kendari layak berbangga memiliki pemimpin visioner sekelas Asrun. Berkat kerja cerdasnya memotori pembangunan, Kota Lulo kembali berhasil meraih dua penghargaan nasional. Penghargaan itu datang dari Kementerian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KPP dan PA) sebagai Kota Layak Anak dan juga dari Kementerian Kesehatan RI sebagai kota yang sukses menerapkan Kawasan Tanpa Rokok.

Penghargaan Kota Layak Anak diraih Kota Kendari sudah kali kedua. Pertama pada 2013 untuk kategori Buana. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari menjadi SKPD yang menerima penghargaan dua tahunan itu. Penyerahan piagam penghargaan digelar di Provinsi Lampung, Minggu (23/7). Hanya saja, belum terkonfirmasi untuk kategori apa Kota Kendari didaulat kembali sebagai kota layak anak. “Sudah diserahkan. Hanya belum disampaikan kategorinya,” kata Ali Kibu, Kabag Humas Pemkot Kendari saat dihubungi, Kendari Pos, Sabtu (22/7/2017).

Sementara itu, kesuksesan Asrun menerapkan Kawasan Tanpa Rokok membuat Kota Kendari menyabet piala ‘Pastika Parama’. Kemenkes memberi penghargaan itu berkat Peraturan Daerah (Perda) No.16 Tahun 2014 yang dinilai sukses diterapkan oleh Pemkot Kendari. “Alhamdulilah, kali perdana kita dapat penghargaan itu,” ujar drg. Ruhminingrum, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, kepada Kendari Pos, Minggu (23/7/2017)

Terpisah, Wali Kota Kendari, Asrun mengaku sangat terhormat atas penghargaan dari kementerian tersebut. Menurutnya, kerja keras Pemkot Kendari dalam melakukan penataan diberbagai bidang akhirnya mendapat pengakuan dari pusat. Setidaknya, itu dinilainya sebagai suatu bukti keberhasilan yang harus disyukuri.

“Ada banyak kriteria memang dalam penilaian KLA itu. Alhamdulilah kita masih meraih penghargaan lagi. Ini tentu suatu ganjaran atas kerja keras kita,” jelasnya, kemarin. Lebih lanjut, Pemkot sendiri kata Asrun, sangat peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak. Diantaranya, penyediaan Rumah Aman bagi anak jalan, rumah singgah dan juga fasilitas publik yang ramah anak. “Misalnya, sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, itu merupakan upaya kita memenuhi hak anak. Sebagai pemerintah, kami sepenuhnya menyadari pentingnya menjaga kualitas tumbuh kembang anak,” katanya.

Wali Kota Kendari dua periode berharap, dengan penghargaan tersebut, segala bentuk tindakan kekerasan dan kegiatan eksploitasi terhadap anak dapat dihindari dan dicegah oleh masyarakat. Menurutnya, anak merupakan generasi yang harus dipelihara oleh pemerintah dan oleh siapa pun. “Ke depan kota ini kita inginkan layak bagi siapa saja, termasuk bagi anak. Makanya visi kita adalah membangun Kota Kendari menjadi kota layak huni,” tambahnya.

Sedangkan menyangkut keberhasilan Pemkot dalam menetapkan Kawasan Tanpa Rokok, dinilainya sebagai pencapaian yang membanggakan. Semua instansi lanjut dia, diwajibkan untuk terbebas dari asap rokok. “Jadi Perda itu memang dimaksudkan untuk mereduksi pengguna rokok di masyarakat utamanya kalangan birokrasi dan pelajar. Makanya, Dinas maupun sekolah kita jauhkan dari rokok,” ungkap Ketua PAN Kota Kendari itu.

Lebih jauh Asrun menjelaskan, penghargaan yang diterima Kota Kendari sebagai pemantik semangat untuk terus berbenah. Prestasi tidak boleh membuat Pemkot berpuas diri lantas menjadi kendor semangatnya dalam menjalankan berbagai program pembangunan. “Tugas kita memang bekerja dengan maksimal. Penghargaan harus disyukuri tapi jangan menjadikan kita berpuas diri. Kita akan tingkatkan lagi semua kinerja pemerintahan,” jelasnya.

Untuk diketahui, baik penghargaan Kota Layak Anak maupun penghargaan Pastika Parama, merupakan prestasi yang tidak mudah diraih. Serangkaian penilaian dengan ratusan indikator harus dipenuhi oleh Pemkot Kendari. Sebut saja KLA, sekurangnya 800 indikator harus memenuhi syarat yang diantaranya Kawasan Pemerintahan yang ramah anak, tingkat kekerasan anak yang rendah, bebas iklan rokok dan fasilitas publik ramah anak. (b/m1)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top