Hansamu Jadi Penyerang, Ternyata Alasannya – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Olahraga

Hansamu Jadi Penyerang, Ternyata Alasannya

Hansamu Yama Pranata (kedua dari kanan, putih) sempat ditempatkan sebagai penyerang jelang laga tuntas. (Twitter @theafcdotcom)

KENDARIPOS.CO.ID — Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Luis Milla, membuat keputusan menarik dengan menempatkan Hansamu Yama Pranata sebagai penyerang di laga kontra Thailand, Minggu (23/7). Milla menyebut, langka itu diambil menyesuaikan kondisi di lapangan.

Akibat kondisi lapangan Stadion Nasional Supachalasai, Bangkok, yang becek menyusul hujan deras sejak awal laga, Milla mengaku strateginya tak berjalan lancar. Pelatih asal Spanyol itu menyebutkan, anak asuhnya terpaksa bermain dengan bola-bola panjang demi menciptakan gol.

Bahkan, demi menyukseskan perubahaan strategi tersebut, Milla mengaku sengaja menggeser posisi Hansamu dari bek tengah menjadi penyerang mendampingi Marinus Mariyanto Manewar jelang pertandingan. Kala itu, Indonesia tengah mendapatkan momentum dengan mendominasi serangan atas Thailand.

Sayangnya, upaya Milla tetap saja gagal membuahkan gol. Indonesia dan Thailand harus puas berbagi skor imbang 0-0 sampai laga tuntas. Indonesia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2018 akibat hanya menempati peringkat ketiga Grup H, di bawah Malaysia dan Thailand.

“Kami membutuhkan dua pemain besar untuk mencetak gol melalui skema bola panjang. Namun tidak berhasil dan itu membuat saya sedih. Melihat kerja keras pemain, seharusnya mereka mendapatkan hadiah lolos dari babak grup kualifikasi,” kata Milla seusai laga seperti dilansir PSSI.

Sementara itu, salah satu pemain timnass U-22 Febri Haryadi menyebut hasil kacamata dengan Thailand tidak memuaskan. Namun, dirinya berusaha mengambil hikmah dari persoalan tersebut. “Ini jadi pembelajaran bagi kami,” tutur Febri singkat.

Kegagalan di kualifikasi Piala Asia U-23 merupakan hasil negatif pertama Milla di turnamen resmi sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas oleh PSSI pada Januari 2017.

Berikutnya, tantangan pelatih yang pernah bermain untuk Barcelona dan Real Madrid itu adalah membawa anak asuhnya merebut medali emas SEA Games 2017 pada pertengahan Agustus 2017.

(ira/JPC)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top