Hadiri Pengukuhan BPW KKSS, Walikota Kendari : Masyarakat Sulsel Bantu Kemajuan Ekonomi Sultra – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Hadiri Pengukuhan BPW KKSS, Walikota Kendari : Masyarakat Sulsel Bantu Kemajuan Ekonomi Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, Dr Asrun terus melempar senyum. Ia begitu ramah pada seribuan peserta yang menghadiri acara pengukuhan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sultra di Phinisi Room, Aula Hotel Clarion Kendari, Sabtu (22/7). Wali Kota Kendari dua periode itu duduk semeja dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP KKSS, Dr Ibnu Munsir dan Ketua BPW KKSS Sultra, Nurdin Tompo. Meski berstatus undangan, namun dia tampak akrab dan membaur.

Ketua PAN Kota Kendari itu terlihat menikmati kebersamaan yang terjalin bersama keluarga besar Bugis-Makassar. Dirinya secara khusus memuji kiprah KKSS Sultra dalam pembangunan, khususnya di Kota Kendari. Menurutnya, perekonomian Sultra banyak ditunjang oleh masyarakat Sulsel yang ada di Kota Kendari.

“Kita tidak bisa pungkiri, masyarakat Sulsel yang ada di daerah ini sangat berperan dalam menggerakkan ekonomi Sultra, khususnya di Kendari. Kita tahu bersama, selain di kalangan birokrasi, KKSS juga banyak jadi pengusaha dan pedagang. Otomatis, ekonomi kita juga didukung oleh mereka,” ungkap Asrun saat ditemui usai kegiatan.

Dalam kegiatan yang dipadu padankan dengan pementasan budaya Bugis-Makassar dan juga festival kuliner lokal Sulsel, Asrun mengapresiasi kebersamaan dan sinergi yang dibangun KKSS dengan Pemerintah daerah. Menurutnya, pintu kerja sama yang dibangun dengan harmonis akan memudahkan pembangunan dilakukan pemerintah.

“KKSS ini contoh yang baik sebuah sinergi. Saya selaku wali kota Kendari sangat memberi perhatian serius kepada pembangunan pasar tradisional. Artinya, mereka menggeluti perdagangan, sedangkan pemerintah menyiapkan fasiltasnya. Ini tentu kiprah yang saling membantu,” jelasnya.

Asrun juga berharap, eksistensi KKSS dapat terus memberi instrumen positif bagi pembangunan Sultra. Terbesit harapan, agar KKSS terus solid dan memersembahkan karya nyata bagi kemajuan daerah. “KKSS Sultra juga sudah berikrar membangun Sultra. Ini tentu sebuah sumber daya yang bisa terus memajukan Sultra,” harapnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKSS, Dr Ibnu Munsir mengungkapkan, KKSS memang punya komitmen untuk selalu membangun daerah. Paguyuban ini merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Bahkan, sudah tersabar diberbagai negara, seperti New York, Perancis, Australia dan beberapa di Negara Tetangga lainnya. “Lebih banyak warga Sulsel yang berada di luar daerah dari pada yang ada di Sulsel. Itu artinya warga Sulsel adalah perantau,” jelasnya.

Walikota Kendari, DR Asrun (biru) memberikan ucapan selamat.

Kepada KKSS Sultra yang baru saja dikukuhkan, Munsir berharap supaya mendukung pembangunan Sultra. Apapun profesinya, mulai guru, akademisi, aparat hingga pengusaha harus bersatu untuk mendorong pembangunan daerah ini. “Potensi KKSS Sultra sangat luar biasa. Saya harapkan potensi itu dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan daerah,” harapnya.

Plt Gubernur Sultra, Saleh Lasata yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hakku Wahab berharap, ke depan KKSS mesti berperan penting dalam membangun Sultra. Kata dia, pengurusnya diisi orang-orang hebat sehingga bisa berperan aktif dalam segala sektor. “Khususnya pada bidang ekonomi, banyak orang Bugis menjadi pelaku bisnis. Semoga saja, melalui kegiatan ini, komitmen itu bisa bergelora kembali,” harapnya. Anggota DRI RI Umar Arsal, yang telihat menghadiri kegiatan tersebut sebagai tamu undangan, saat ditemui mengaku sangat bangga menjadi orang Sulsel. Melihat kegiatan KKSS yang dilakukan di Sultra, mencerminkan tali silaturahmi seluruh orang Sulsel sangat terjalin dengan baik. ” Kegiatan ini sangat positif dan saya sangat apresiasi,” ujarnya.

Pria kelahiran Makassar itu juga mengatakan dirinya yakin BPW KKSS Sultra ke depan akan memajukan Sultra, melihat para pengurusnya terdiri dari lapisan masyrakat, tokoh birokrat, dan akademisi. “Motto orang Sulsel itu Siri (Malu), jadi mereka akan malu bila daerah yang ditempatinya tertinggal. Olehnya itu daerah tempat tinggalnya harus maju atau sejajar dengan daerah asal mereka,” harapnya.

Para tamu undangan yang akan menghadiri kegiatan KKSS, disuguhkan dengan pemandangan ratusan makanan khas dari Sulsel. Salah satunya adalah makanan khas daerah Jeneponto yaitu Gantala’ Jarang (Coto Kuda). Selain itu juga dimanjakan dengan beberapa musik dan tari adat seni budaya Sulsel. Salah satunya, seni musik ‘Batti-Batti’ yang berasal dari Kepulauan Selayar. (b/m1/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top