Terkait Dana Rutin Dispora di Konut, Penyidik Segera Tetapkan Tersangka Korupsi – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Terkait Dana Rutin Dispora di Konut, Penyidik Segera Tetapkan Tersangka Korupsi

Brigadir Imam Supardi

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidikan dugaan korupsi dana rutin, pelatihan wasit, atlet berprestasi dan bina pramuka di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Konut tahun 2014 masih terus dilakukan. Penyidik tindak pidana korupsi Satreskrim Polres Konawe masih memburu tersangka lain, tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka Nasruddin, mantan Kadispora Konut.

Kasat Reskrim Polres Konawe, Iptu Ismail Pali melalui Kepala Unit (Kanit) Tipikor, Brigadir Imam Supardi menyebut ada lebih dari satu tersangka dalam kasus tersebut, dan kini berkasnya sedang dirampungkan. Ia belum mau menyebutkan nama terduga yang berpotensi jadi tersangka. Sebab belum ada penetapan tersangka. Akan tetapi, ia berjanji akan segera menetapkan tersangka lain setelah berkas tuntas. “Semua pemeriksaan sudah selesai. Tinggal kita rampungkan berkasnya, lalu kita tetapkan tersangka lain itu,” ujar Brigadir Imam Supardi, Jumat (21/7).

Lanjut Imam, sesuai standart operating prosedure (SOP) kasus tipikor, berkas setiap tersangka harus dipisah. Setelah berkas mantan Kadispora Konut, Nasruddin masuk tahap satu, berkas tersangka lain bakal menyusul. “Dalam kasus korupsi, setiap pelaku dibuat berkas yang berbeda. Kita akan menjadwalkan penetapan tersangka lalu dilakukan penyidikan lebih lanjut tentang kasus tersebut,” beber Brigadir Imam Supardi.

Untuk diketahui, total kerugian negara pada kasus tersebut sebesar Rp 320.700.000. Oknum mantan bendahara Dispora Konut berinisial MH telah dimintai keterangan. Bahkan, oknum MH telah mengembalikan Rp 16,4 juta dari total kerugian negara. Masih sekira Rp 304,3 juta dana yang belum masuk ke kas negara.

Dalam perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 2 dan 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor), sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman pidana maksimal 20 tahun. (hel/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top