Lalu Lintas Kendaraan di Kota Kendari Capai 16 Ribu Per Hari – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Lalu Lintas Kendaraan di Kota Kendari Capai 16 Ribu Per Hari

KENDARIPOS.CO.ID — Pertumbuhan kendaraan di Kota Kendari terbilang pesat. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang diuji oleh Dinas Perhubungan Kota Kendari bahkan sudah mencapai 16 ribu kendaraan per hari. LHR itu naik dua kali lipat sejak 2010 yang hanya 8.000 kendaraan yang melintas setiap harinya. Jumlah tersebut menyusul tumbuh pesatnya kendaraan yang beroperasi di Kota Kendari yakni mencapai 40.000 untuk mobil dan 100.000 lebih untuk sepeda motor pada setahun terakhir ini.

Jumlah tersebut sudah tidak representatif lagi jika dibandingkan dengan panjang jalan yang ada yakni sekira 450 kilometer. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Muhammad Ali Aksa. “Dari panjang jalan dan jumlah kendaraan jelas sudah tidak sebanding, apalagi panjang jalan yang rutin dilalui itu terkosentrasi sepanjang 130 km saja,” ujar Ali Aksa, Jumat (21/7).

Lebih jauh, faktor pertumbuhan kendaraan tersebut kata Ali Aksa, berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari. Sehingga, mobilitas masyarakatnya juga ikut bertumbuh instensitasnya. “Dan juga wilayah penyangga Kendari, seperti Konawe, Konawe Selatan juga perekonomiannya membaik khususnya karena adanya tambang. Hal itu berdampak pada arus masuk kendaraan disini (Kendari),” tukasnya.

Berkaitan dengan itu maka hal yang paling mengancam adalah titik jenuh lalu lintas akan mudah terjadi. Dalam hal ini, kemacetan semakin memungkinkan terjadi di metro ini dalam waktu tidak lagi. “Dan itu sudah mulai terjadi pada momentum tertentu. Misalnya perayaan tahun baru, kendaraan kan semua keluar. Jadi macet di sepanjang jalan utama,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, penambahan ruas jalan menjadi opsi efektif untuk mereduksi ancaman macet. Dan hal tersebut sudah dimulai pengerjaannya oleh Pemkot, salah satunya adalah proyek ring road. “Kita sejak 2010 sudah menggagas taransportasi massal, seperti Trans Lulo. Ada juga pelebaran jalan dibeberapa titik terutama jalur poros distribusi barang,” jelasnya.

Untuk itu, Ali Aksa berharap, masyarakat turut aktif mendukung kinerja Pemkot dalam meminimalisir potensi macet. Paling tidak dengan membiasakan diri menggunakan angkutan umum dan juga berlaku tertib dalam berlalu lintas. “Pemkot membutuhkan dukungan masyarakat dalam hal ini. Sinergi itu penting, disamping semua program yang dijalankan untuk menekan kemacetan,” imbuhnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top