Cabuli Bocah, Nenek NJ Mengaku Atas Dasar Suka Sama Suka – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Cabuli Bocah, Nenek NJ Mengaku Atas Dasar Suka Sama Suka

KENDARIPOS.CO.ID — Nenek Nj (61), kini ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencubulan terhadap bocah SD, Ar (13). Nenek Nj juga telah mengakui pencabulan itu saat diperiksa di ruang Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Palembang, Kamis (20/7).

“Dingin nian tidur semalam di sini. Aku dijemput jam 10 malam, waktu sedang tidur di rumah,” ungkapnya seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu (22/7).

Setelah itu, tanpa tedeng aling-aling lagi, sang nenek membenarkan semua laporan korban ke polisi. “Iyo, semua yang diomongi dia (Ar) benar,” cetusnya.

Meski telah mengaku, tapi dia mengelak kalau perbuatan itu dilakukan dengan memaksa. Kata Nj, yang dilakukannya bersama Ar atas dasar suka sama suka. “Aku tidak memaksa. Dia sudah lihat yang seperti itu,” katanya.

Meski usianya sudah lanjut, tapi nafsunya tetap normal. Apalagi, usai pulang sekolah, Ar sering memeluk Nj dari belakang. “Dia sering gesek-gesekkan ke badan aku. Sering cium aku dari belakang. Siapa yang tidak nafsu jadinya kalau sudah seperti itu,” bebernya.

Usai melakukan itu, Nj mengaku selalu memberi Ar uang. Besarannya Rp15-20 ribu. “Itu untuk uang sehari-hari dio,” tambahnya.

Warga Jl Gotong Royong, Demang Lebar Daun itu mengaku kalau Ar juga pernah minta dibelikan handphone (Hp) dan tab. Juga sering minta uang kisaran Rp50-100 ribu.

Untuk memberi Ar uang, Nj mengaku sampai harus meminjam uang di koperasi. “Sampai sekarang aku masih ada utang Rp2,8 juta di koperasi. Kalau tidak dituruti beli Hp, tab, dia sering ngambek dan tidak mau ke rumah aku,” bebernya.

Selain Ar, Nj menyataan tidak ada korban lain seperti yang dituduhkan.

Semua pengakuan itu bertolak belakang dengan bantahan Nj beberapa hari lalu. Ketika itu, dengan nada berang, dia membantah semua yang dituduhkan korban. “Demi Allah, semua tidak benar. Jangan main tuduh seperti itu. Saya tidak rida,” cetusnya, Senin lalu.

Kata Nj, Ar adalah anak angkatnya. Dia rela memulung barang bekas, mencuci pakaian orang hingga jadi tukang urut demi membelikan Ar baju, memberi makan bahkan uang jajan.

Karena itu, dia menegaskan tidak mungkin dirinya melakukan pencabulan terhadap anak angkatnya tersebut. Nj mengakui, dengan suaminya dia tak punya anak. Karenanya, dia sering angkat anak. Jumlahnya diakui puluhan dan Ar yang terakhir. Dia mengaku pernah marah kepada Ar, tidak tidak dengan kata-kata kasar. “Itu marah ibu kepada anak,” alasannya.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB menegaskan status Nj resmi tersangka. “Statusnya semalam (Rabu malam) masih saksi. Hari ini (kemarin, red) sudah ditetapkan menjadi tersangka,” tuturnya. (nas/JPC)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top