Zamrun Rancang Program Kerja, Segera Tata Struktur UHO – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Zamrun Rancang Program Kerja, Segera Tata Struktur UHO

Suasana pelantikan Rektor UHO, Dr Zamrun dengan Rektor Unmus Merauke. Foto : Emilia/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Usai dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr Muhammad Zamrun kini mulai merancang program kerja prioritas yang harus segera ia laksanakan. Konsolidasi internal dianggapnya jadi yang terpenting. Caranya, dengan sesegera mungkin melakukan penataan struktur kelembagaan di kampus terbesar di Sultra itu.

“Pertama, saya akan segera melakukan penataan struktur organisasi, baik itu di tingkat universitas maupun fakultas. Ini penting karena beberapa posisi jabatan ada yang sudah berakhir periodenya, jadi harus segera diisi,” kata Rektor UHO, Dr Zamrun yang dikonfirmasi tadi malam. Ia menegaskan, ini tidak terkait soal dukung-dukungan Pilrek, tapi ini semata-mata karena kebutuhan organisasi.

Kamis pagi, Dr Zamrun bersama keluarga baru tiba di Kendari usai mengikuti prosesi pelantikannya sebagai Rektor UHO, Selasa (18/7) lalu di Jakarta. Sedianya, pengganti Prof Usman Rianse ini sudah akan memulai tugasnya sebagai orang nomor satu di UHO. Tapi, mendadak ia mendengar kabar duka dari Kompleks Perumahan Dosen UHO. “Ibu Tin Farida, istrinya Prof Dr Murdjani Kamaluddin, mantan PR III UHO meninggal. Jadi saya langsung melayat, tidak sempat ke kampus lagi,” kata Zamrun.

Saat ditanyakan soal kebijakan penarikan uang pangkal dari calon mahasiswa baru UHO, Zamrun menjawab diplomatis. Katanya, hal itu adalah isu yang sangat sensitif, apalagi memang ada dinamika di kalangan mahasiswa. Namun demikian itu sudah diputuskan dalam rapat pimpinan UHO, dengan dasar hukum yang jelas. “Karena ini sensitif, perlu pembahasan bersama,” katanya.

Satu hal yang Zamrun janjikan, bahwa penarikan uang pangkal tidak akan menyusahkan mahasiswa UHU nantinya. Jika pun hal ini tetap akan diteruskan karena sudah diputuskan, tentu bakal ada diskresi atau kebijakan khusus agar tidak memberatkan. “Bagaimana formulanya, itulah yang nanti akan kita rapatkan bersama kembali,” tandasnya.

Lalu bagaimana dengan pihak-pihak yang menudingnya sebagai plagiator jurnal internasional? Soal ini Zamrun tegas. Ia mengatakan untuk sementara ini tidak mau ambil pusing lagi, apalagi itu ranah dari Kementerian Ristek Dikti. Apalagi hasilnya semua orang sudah tahu bahwa ia bukan plagiator. “Jadi kalau saya ini tidak perlu dipikirkan dulu (sikap terhadap mereka yang menuding plagiat). Masih banyak hal lain yang lebih penting harus saya kerjakan untuk kemajuan institusi,” tandasnya.

Sebelumnya, saat mengambil sumpah Dr Zamrun sebagai Rektor UHO, Menristek Dikti, Muhammad Nasir menekankan bahwa tantangan dunia Pendidikan akan semakin berat. Untuk itu tugas rektor semakin berat agar dapat membuktikan kualitas Pendidikan di kancah dunia. “Saya harap rektor UHO dapat menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh elemen untuk mencerdaskan anak bangsa. Dosen, mahasiswa, masyarakat hingga pemerintah harus menjadi mitra yang baik guna menjadikan kualitas UHO semakin baik,” harapnya.

Nasir pun menegaskan agar tidak kembali memunculkan konflik baru. Menurnya, menjadi rektor harus dapat merangkul seluruh pihak. “Saya harap UHO bisa menjadi contoh perguruan lain. Rangkul seluruh elemen untuk memajukan perguruan tinggi. Junjung tinggi kejujuran, utamakan transprasi pengelolaan keuangan, dan kinerja sumber daya UHO.  Jangan bercerai berai,” ujarnya. (ima)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top