Wow….2018, Belasan Proyek Nasional Masuk di Sultra – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Wow….2018, Belasan Proyek Nasional Masuk di Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Dua legislator Sultra di Komisi V DPR RI, Umar Arsal dan Ridwan Bae kini bahu-membahu memperjuangkan lolosnya sejumlah proyek infrastruktur agar bisa dianggarkan di APBN 2018. Apalagi saat ini, proses konsultasi program tahun depan sedang berjalan antara kementerian dan DPR khususnya di Badang Anggaran, guna mensinergikan kebutuhan pembangunan di daerah dan keuangan negara. Harapannya, angka APBN untuk Sultra bisa meningkat.

Beberapa program yang akan menyedot anggaran besar dari APBN kini terus diperjuangkan baik dalam pembahasan di komisi ataupun di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Mulai dari bendungan Pelosika dan Ladongi, di Kolaka Timur. Lalu ada kelanjutan proyek jembatan Teluk Kendari, jembatan penghubung Muna-Buton dan pembangunan infrastruktur di Wakatobi guna menunjang program pemerintah yang menjadikan Wakatobi sebagai New Bali.

Anggota Komisi V DPR RI, Umar Arsal mengungkapkan penuntasan jembatan Teluk Kendari masih menjadi prioritas pemerintah untuk dituntaskan sampai tahun 2019 mendatang. Kemudian beberapa program yang kini menjadi perjuangannya bersama Ridwan Bae adalah pembangunan bendungan Pelosika dan Ladongi. “Pembangunan bendungan yang di Kolaka Timur kita upayakan tahun depan sudah mulai dilakukan. Dua bendungan itu akan menyedot anggaran besar termasuk jembatan penghubung pulau Muna dan Buton,” tuturnya saat ditemui pelataran ruang sidang paripurna RUU Pemilu, di DPR RI, Kamis (20/7).

Selain itu, beberapa program yang juga terus diperjuangkan adalah, pembangunan infrastruktur jalan nasional. “Baik yang belum tuntas atau pun beberapa ruas jalan yang rusak akibat terdampak banjir. Itu terus kita perjuangkan agar terealisasi dan mendapatkan porsi anggaran di APBN 2018,” ujarnya.

Umar menambahkan, beberapa program yang juga tengah diperjuangkan untuk bisa masuk ke Sultra adalah dari sektor perhubungan. Program-program itu antara lain adalah penyeberangan kapal ferry rute Kamaru-Wanci-Tomia-Binongko. “Program tersebut juga menjadi perhatian khusus saya dan Pak Ridwan agar dapat dianggarkan dalam APBN 2018 termasuk pelabuhan Bungkutoko kita upayakan pembangunan fasiltias penunjang dapat dirampungkan pada anggaran 2018 sehingga bisa beroperasi secepatnya,” ujarnya.

Sedangkan soal jumlah anggaran APBN yang akan turun ke Sultra, Umar belum dapat berkomentar banyak. Ia mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya masih terus melakukan pembahasan dengan pemerintah dan hingga kini belum menemui kesimpulan terkait dengan jumlah besaran anggaran yang akan dikucurkan.

“Pembahasan baru akan kita mulai lagi setelah reses tanggal 27 Juli mendatang. Jembatan Teluk Kendari misalnya, itu bisa menelan anggaran 250-300 miliar. Begitu juga program pemabgnunan bendungan itu akan menyedot anggaran besar, ratusan miliar juga dibutuhkan untuk membangun kedua bendungan tersebut, bahkan mungkin bisa triliunan,” jelasnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top