Sempat Tertunda, Kejurda Silat Piala Bupati Konawe Akhirnya Digelar – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Olahraga

Sempat Tertunda, Kejurda Silat Piala Bupati Konawe Akhirnya Digelar

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah beberapa kali tertunda, Kejuaraan Daerah (Kejurda) silat piala Bupati Konawe akhirnya digelar. Sesuai rencana, event yang bertajuk Konawe Open ini akan dimulai hari ini hingga tanggal 23 juli mendatang. Turnamen berkala Sultra tersebut akan melombakan dua kelas, yakni pelajar dan dewasa.

Bidang Pembinaan Prestasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Konawe, Haryono mengatakan untuk kelas pelajar pihaknya akan mempertandingkan semua nomor tanding. Sementara dikelas dewasa, hanya enam nomor tanding yang akan dilombakan, yakni mulai dari kelas A hingga F.

“Kami mempertandingkan kelas pelajar untuk memberi kesempatan pesilat pra remaja dan remaja untuk mengembangkan bakat mereka masing-masing. Selain itu, mereka juga memiliki ruang untuk mengukur hasil latihan yang dijalani selama ini,” katanya kemarin.

Khusus kelas dewasa katanya, hal ini dilaksanakan untuk menjaring pesilat Konawe yang berpotensi untuk mewakili kabupaten pada laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 nanti. Kejuaraan se Sultra itu, dinilai menjadi momentum yang tepat mempersiapkan pesilat Konawe untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan tersebut.

“Kami berencana akan turun kelas dan nomor tanding yang dilombakan. Dimana kelas pelajar akan mempertandingkan semua nomor, yakni dari A hingga I. Sementara kelas dewasa, kami hanya melombakan enam nomor, yakni dari A hingga F,” jelasnya.

Total peserta yang akan berpartisipasi dalam kompetisi resmi lanjutnya, kurang lebih 180 orang dari berbagai kabupaten/kota di Sultra. Setiap daerah hanya bisa mengirimkan peserta yang mewakili pengurus IPSI daerahnya plus satu tim utusan perguruan. Makanya, ada daerah yang mengirimkan dua tim.

“Untuk Konawe sendiri kami akan menurunkan atlet pelajar pada semua kelas yang dilombakan baik putra maupun putri. Sementara untuk kelas dewasa pihaknya tidak bisa berpartisipasi pada semua nomor tanding, utamanya untuk atlet putri. Pasalnya, banyak atlet kita memiliki pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan,” tutupnya. (b/myu)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top