Pasar Ilegal di Bombana tak Terkendali – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Bombana

Pasar Ilegal di Bombana tak Terkendali

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan Pasar Sore di Rumbia, Ibu Kota Bombana, makin tak terkendali. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah berkali-kali melakukan pembongkaran, aktivitas jual beli ilegal itu masih tetap berlangsung. Namun kegiatannya tidak lagi menggunakan badan jalan untuk membuka lapak, tetapi pedagangnya memakai halaman rumah masing-masing untuk menjajakan jualan.

Kondisi ini membuat Pemkab setempat kewalahan. Sebab, mereka tidak memiliki dasar untuk menggusur aktivitas jual beli di halaman rumah penduduk. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menghentikan aktivitas perkulakan yang hanya beroperasi setiap sore itu. Langkah yang dilakukan dengan menutup akses keluar masuk di pasar dadakan tersebut, khusus bagi PNS dan honorer.

“Sejak awal pekan lalu, akses jalan di Pasar Sore sudah kami sterilkan dari PNS dan honorer,” kata Andi Firman, Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bombana. Menurutnya, ada tiga akses jalan yang ditutup menuju pasar ilegal itu dan dipasang portal serta dijaga masing-masing tiga personel Satpol PP dibantu satu anggota polisi dari Polsek Rumbia.

Andi Firman menambahkan, penutupan tersebut dilakukan semata-mata untuk menghentikan segala bentuk jual beli di Pasar Sore. Karena setelah lebaran, aktivitas ilegal itu makin tak terkendali lagi. Bahkan pedagang yang menjajakan sayur dan ikan, sudah makin lihai, karena mereka tidak lagi menggunakan badan jalan untuk berjualan, tetapi memanfaatkan halaman rumah masing-masing.

“Jadi kalau kita ke Pasar Sore, sepanjang jalan pasti ditemukan warga menjual sayur atau ikan di halaman rumah. Aktivitas ini sulit ditertibkan, karena sampai saat ini kami belum memiliki pegangan hukum untuk melarang,” sambung Andi Firman. Makanya, solusi yang bisa dilakukan, mencegat semua PNS dan honorer yang hendak berbelanja di Pasar Sore. Selain itu, Pemkab juga sudah mengeluarkan imbauan pada seluruh PNS agar tidak melakukan jual beli di pasar dadakan tersebut. (c/nur)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top