Pariwara
Hukum & Kriminal

Pekan Depan, Kejati Gelar Perkara Dugaan Korupsi di PDAM Baubau

KENDARIPOS.CO.ID — Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra segera menentukan siapa yang bertanggung jawab dalam dugaan korupsi pengadaan mesin pompa air di PDAM Baubau tahun 2010. Pekan depan jaksa mengagendakan gelar perkara (ekspos). Gelar perkara itu setelah jaksa menerima keterangan saksi ahli dari Universitas Halu Oleo (UHO). Keterangan saksi ahli itu dibutuhkan untuk mengetahui jumlah kerugian total atau total loss
objek bangunan yang dikerjakan di Kecamatan Betoambari, Baubau.

Kasipenkum Kejati Sultra, Janes Mamangkey, SH mengatakan Pidana Khusus (Pidsus) Kejati telah meminta keterangan saksi ahli pidana. Saksi menjelaskan bahwa pengadaan mesin pompa air PDAM yang menggunakan anggaran APBD itu memang terbukti terjadi tindak pidana korupsi. “Setelah melihat subjek dari pengadaan tersebut, saksi ahli menyimpulkan bahwa memang terjadi tindak pidana karena terlihat dengan jelas adanya pengadaan barang namun tidak dapat digunakan. Bahkan harus mengganti bahan yang baru agar dapat digunakan kembali,” ujar Janes Mamangkey, kemarin.

Menurut Janes menambahkan gelar perkara dugaan korupsi pada proyek yang juga menggunakan dana alokasi khusus (DAK) itu untuk menentukan tersangka yang merugikan negara. Hitungan jaksa, kerugian negara sekira Rp 1 miliar. “Kasus ini sudah terbukti telah terjadi tindakan pidana korupsi, namun kita belum bisa menyebutkan siapa tersangka, harus dilakukan ekspos atau gelar perkara dulu. Setelah gelar perkara baru ada siapa dan berapa orang tersangkanya,” tutur Janes. (kmr/b)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top