Dugaan Korupsi Penyediaan Sewa Bandwidth Disdukcapil Kolut, Dakwaan JPU Dianggap Tidak Jelas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Penyediaan Sewa Bandwidth Disdukcapil Kolut, Dakwaan JPU Dianggap Tidak Jelas

KENDARIPOS.CO.ID — Terdakwa dugaan korupsi penyalahgunaan dana pengadaan, penyediaan jasa sewa bandwidth internet koneksi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kolut, Muliati Mansyur membela diri dalam sidang. Melalui kuasa hukumnya, Abdul Razak, SH, terdakwa mengajukan nota keberatan atas dakwaan jaksa (eksepsi) dalam sidang yang
digelar di Pengadilan Negeri Kendari, Selasa (18/7).

Di hadapan majelis hakim, Abdul Razak mengatakan bahwa dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) kepada kliennya itu kabur. “Pasal yang disangkakan kepada klien saya itu tidak jelas atau kabur. Saya katakan demikian karena setelah saya cermati melihat dakwaan primer maupun dakwaan subsidernya tidak memenuhi unsur sebagaimana yang disangkakan,” ujar Abdul Razak, kemarin.

Abdul Razak yakin bahwa JPU tidak bisa menjelaskan penunjukan kliennya sebagai PPTK yang membuat kliennya menjadi terdakwa. Itu telah dilakukan secara legal dan telah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh undang-undang. Kuasa hukum itu juga menyatakan jaksa tidak serius membuat surat dakwaan. Pasalnya, pekerjaan kliennya di tulis sebagai PNS Bappeda dan Penanaman Modal Kolut dalam dakwaan. Padahal kliennya adalah PNS di Badan Penelitian dan Pengembangan Kolut.

Untuk itu, Abdul Razak meminta majelis hakim yang dipimpin Irmawati Abidin, SH, MH agar membatalkan dakwaan kasus tersebut yang diselidiki Kejari Kolut karena dianggap tidak mendasar. Menanggapi eksepsi terdakwa itu, JPU Kejari Kolut Arief Fulloh SH mengatakan pihaknya akan mengajukan pendapat terkait bantahan yang dilakukan oleh kuasa hukum terdakwa Muliati Mansyur. “Tentunya kami akan menjawab tanggapan dari terdakwa,” ujar Arief Fulloh. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top