Jembatan Penghubung Muna-Buton-Muna Kendari Segera Dibangun – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Jembatan Penghubung Muna-Buton-Muna Kendari Segera Dibangun

Ilustrasi jembatan penghubung

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR), akhirnya menyetujui dimulainya pembangunan jembatan penghubung Pulau Muna dan Pulau Buton, serta Pulau Muna dan daratan Kendari tak lama lagi segera terwujud. Dua jembatan itu, akan dimulai dengan perencanaan mulai tahun 2018 nanti.

Senin (17/7), dihadapan Komisi V DPR RI dalam sebuah rapat dengar pendapat (RDP) tentang program strategis nasional 2018, Kemen PU PR diwakili Direktorat Jenderal Bina Marga, Arie Mawardi menyebutkan beberapa proyek-proyek nasional yang akan dibangun tahun depan. Saat itulah, Anggota DPR RI, Ridwan Bae mempertanyakan soal Sultra. “Ada 11 program strategis tahun depan, dua diantaranya ya soal jembatan itu,” kata Arie Mawardi, seperti dikutip Ridwan Bae.

Arie menjelaskan, bersama-sama Badan Litbang Kemen PUPR, pihaknya memang sedang menggagas jembatan antara Buton-Muna serta Muna-Kendari. Konsepnya nanti adalah tekni jembatan apung mengingat lautan yang memisahkan dua pulau itu cukup dalam, meski jaraknya tak terlalu jauh. Arie mengungkapkan bahwa jembatan apung sudah diterapkan di beberapa negara di dunia, salah satunya di Amerika.

Menanggapi rencana itu, Ridwan amat senang. Sebagai orang yang paham teknik, ia sebenarnya sudah lama risau soal konsep pembangunan jembatan tersebut mengingat laut yang cukup dalam. Tapi ternyata, Kementerian PU PR sudah menyiapkan konsep dengan jembatan apung, dengan memanfaatkan air sebagai fondasinya. “Anggarannya masuk di APBN 2018,” kata mantan Bupati Muna itu.

Kalau semua mulus, maka mulai 2019 nanti, fisik dua jalur itu sudah akan dikerjakan. Kelak, bila sudah ada jembatan Muna-Buton, yang membentang di daerah Buton Tengah, maka lalu lintas dua pulau kian lancar. Begitupun di Muna-Kendari. Rencananya, jembatan ini dibangun membentang dari Tampo di Muna ke Toli-toli di Konsel. Dengan jembatan, maka kendaraan hanya butuh dua jam untuk sampai ke Kendari, begitu pula sebaliknya. “Saat ini, kan kalau lewat penyeberangan Torobulu, di laut itu lebih dari 3 jam. Belum dihitung dari Torobulu ke Kendari,” tukasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih, baik Menteri PUPR khususnya Dirjen Bina Marga, yang telah memasukan program tersebut sebagai prioritas nasional tahun mendatang. Politisi Golkar itu berharap, tak ada kendala nanti dalam proses anggaran dan pembangunan jembatan itu. (b/yog)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top