Setiap Kata adalah Doa, Oleh : Bangjass – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolom

Setiap Kata adalah Doa, Oleh : Bangjass

KENDARIPOS.CO.ID — Ternyata masa depan bisa ditentukan oleh kalimat yang keluar dari mulut Anda sendiri. Lho, kok bisa? Mau tahu caranya, gimana? Begini, 10 tahun lalu saya bertemu dengan seorang pelanggan dan berbincang tentang bisnis yang sedang dilakoninya. Dia menyampaikan hal seperti ini kala itu: Bisnis retail yang saya jalankan payah bro. Susah bersaing dengan toko lain yang selalu banting harga. Mungkin bisnis ini tidak cocok dengan saya, mesti mencoba bisnis lain. Setelahnya, tepatnya 10 tahun kemudian, sebuah hotel berdiri, pemiliknya adalah pelanggan saya tersebut. Bukan hanya hotel, dia juga menjadi kontraktor yang cukup sukses.

Beda lagi dengan pelanggan saya yang lain. Setiap saya bertemu kalimat yang sering keluar dari mulutnya adalah: Pasar sepi terus. Pelanggan saya entah kemana sekarang. Sepertinya pekerjaan ini tidak cocok dengan saya. Bertahan saja semampu saya. Beberapa tahun kemudian, saya bertemu dengannya dan apa yang terjadi, sungguh disayangkan. Tokonya semakin sepi dan beberapa produk yang pernah dijual semakin sedikit. Sisa-sisa kejayaannya mulai pudar dan sebentar lagi mungkin tokonya sudah tutup. Apa yang dia katakan beberapa tahun lalu sepertinya terbukti. Ternyata apa yang keluar dari mulut kita sebenarnya sebuah doa. Sehingga saya mencoba mentransformasi mindset pelanggan bila tokonya sepi, saya selalu mengatakan jangan pernah mengatakan kata sepi. Sebaiknya diubah menjadi “Ini waktunya saya berdoa. Tuhan sedang menunggu doa saya hari ini”. Kapan lagi ada waktu untuk berdoa kalau bukan disaat seperti ini, kata saya.

Apapun yang kita alami dalam hidup ini jangan sampai mengeluarkan kalimat yang akan menentukan nasib Anda ke depan. Karena sebenarnya apa yang Anda katakan hari ini bisa saja akan terjadi besok, lusa, minggu depan, bulan depan atau hari itu juga bisa terjadi. Jauhkan dari mulut Anda kalimat seperti ini: Saya dikutuk. Bisnis saya jatuh! Ubahlah kalimat tersebut menjadi lebih bermakna seperti ini: Tuhan rindu dengan doa dan tangisan saya. Tuhan sedang mengajarkan, bagaimana cara mendirikan bisnis yang baik dan benar. Karena sebenarnya orang yang pernah jatuh pasti tahu caranya berdiri dengan benar.

Bagaimana Anda menciptakan masa depan? Mulai sekarang jangan pernah menceritakan keadaan jelek Anda. Cobalah untuk selalu melukiskan masa depan yang Anda inginkan. Dengan kata lain, jangan berkata tentang dimana Anda sekarang, tapi berkatalah kemana Anda akan pergi nanti. Karena sesungguhnya apa yang Anda katakan sekarang adalah doa untuk masa depan Anda. Anda harus Ingat keadaan jelek sekarang bukan keadaan yang sebenarnya.

Ayo mulai dari sekarang, apapun yang kita alami jadikan sebagai patokan keberhasilan di masa depan. Apapun yang terjadi saat ini akan berbeda pencapaiannya dimasa depan dan Andalah yang akan menentukan. Lebih baik diam untuk sesuatu yang kita anggap belum tahu dan sama ekali tidak tahu, dari pada berkata dengan berapi-api, tapi sebenarnya kita sama sekali tidak tahu apa yang dikatakan.

Susah move on, baper hanya akan menyulitkan kita untuk menentukan arah. Mempenjarakan alam pikir kita sehingga selalu saja menyalahkan keadaan. Sehingga akhirnya kita menjadi orang yang tidak punya keinginan untuk lebih baik di masa depan. Tentukan masa depan Anda sekarang. Mari bertransformasi. (*)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top