Mantan Kadistan Diperiksa, Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah di Muna Bakal Bertambah – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Mantan Kadistan Diperiksa, Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah di Muna Bakal Bertambah

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidikan kasus dugaan korupsi cetak sawah di Kabupaten Muna tahun 2012 terus berkembang. Setelah mendalami jauh keterlibatan tiga tersangka Arwin Kadaka, Lapedumu dan Alimudin, penyidik subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sultra menemukan fakta terbaru. Penyidik menemukan adanya dugaan keterlibatan mantan Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Muna sebelum Alimudin, yakni Laode Masihudin. Penyidik telah meminta keterangan Laode Masihudin dalam kapasitas sebagai saksi.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan pemeriksaan mantan Kadistan Muna tersebut. Kompol Dolfi juga mengatakan adanya potensi tersangka baru dalam kasus ini. Soal siapa calon tersangka itu, Kompol Dolfi belum mau menyebutkan. Yang jelas, kata dia, ada seseorang yang berpotensi jadi tersangka. Penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan. Setelah mendapatkan bukti tambahan, akan ada satu tersangka lagi yang ditetapkan.

Mantan Kapolsek Moramo ini menegaskan proses hukum kasus ini masih terus berjalan. Tiga tersangka yang telah ditetapkan saat ini memang belum ditahan karena ada beberapa pertimbangan. “Salah satunya karena mereka masih kooperatif,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh, Minggu (16/7).

Saat ini berkas ketiganya ( Arwin Kadaka, Lapedumu dan Alimudin) telah dituntaskan. Penyidikpun telah memperoleh keterangan saksi ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra terkait audit kerugian negara. Untuk diketahui jumlah anggaran proyek cetak sawah di Muna Tahun 2012 berkisar Rp 2,4 miliar. Pengerjaan cetak sawah tersebut diduga tak sesuai dengan perencanaan dan diduga sebagian anggaran diselewengkan. Bahkan sebagiannya lagi diduga fiktif. Dalam kasus ini, penyidik Tipikor Polda Sultra memulai penyidikan sejak Desember 2016. (ade/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top