Ini Resikonya Jika Terlalu Lama Duduk – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Kesehatan

Ini Resikonya Jika Terlalu Lama Duduk

ilustrasi/NET

KENDARIPOS.CO.ID — Mungkin kelihatannya tak berisiko, tapi duduk adalah aktifitas yang berbahaya jika dilakukan terlalu lama. Jadi, berapa sebenarnya batas yang sehat untuk duduk’?

Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi Tulang Belakang RS Premier Bintaro dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine menjelaskan batas normal duduk paling lama adalah satu jam.

Setelah satu jam, maka seseorang disarankan untuk berdiri atau melakukan peregangan tubuh.

“Batas normal duduk itu paling lama 1 jam, terus berdiri, atau kursinya direbahkan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (16/7).

Harmantya menjelaskan jika seseorang duduk terlalu lama maka beban akan berfokus ke pinggang dan bokong. Beda jika tubuh berdiri, maka beban akan diteruskan ke kaki.

“Kalau duduk itu, beban berfokus pada pinggang. Kepala, punggung mentok di pinggang hingga ke bokong. Jadi jika tubuh berdiri, beban masih bisa dikurangi di pinggang,” ungkapnya.

Harmantya menjelaskan bantalan tulang isinya gel. Jika duduk terlalu lama, maka gel di dalam bantalan akan ditekan terus hingga gepeng.

“Maka harus berdiri dulu biar melar lagi. Jika tidak, maka akan terkena nyeri tulang belakang. Tentu beda dengan asam urat biasanya kalau asam urat hanya pengaruhi sendi-sendi kecil,” paparnya.

Harmantya menjelaskan ada dua faktor yang tidak bisa diubah dan mempengaruhi nyeri tulang belakang. Yakni tinggi badan dan jenis kelamin.

“Orang dengan tinggi badan di atas 175 centimeter lebih berisiko kena nyeri tulang belakang karena tulangnya berat. Misalnya pemain basket. Dan juga pria lebih rentan terkena nyeri tulang belakang. Kalau faktor risiko yang bisa diubah misalnya gaya hidup dan berat badan,” jelasnya. (cr1/JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top