Jalur Perseorangan Kini Lebih Mudah, Tiga Kandidat Ambil Formulir Bertarung di Pilgub Sultra – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Jalur Perseorangan Kini Lebih Mudah, Tiga Kandidat Ambil Formulir Bertarung di Pilgub Sultra

Ketua KPU Sulttra, Hidayatullah

KENDARIPOS.CO.ID — Kontestansi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 bakal kembali menjadi ajang pertarungan seru mereka yang berniat menggantikan posisi Nur Alam sebagai pemimpin di daerah ini. Persaingan memperebutkan dukungan partai politik sudah dimulai saat ini. Padahal, untuk menjadi kandidat juga bisa ditempuh lewat jalur perseorangan alias independen.

Meski jalur ini jarang dilirik kandidat karena belum pernah punya sejarah menang Pilkada, tapi tidak berarti ditinggalkan begitu saja. Apalagi, teranyar ada putusan Mahakamah Konstitusi (MK) nomor 54/PUU-XIV/2016, tanggal 14 Juni lalu, yang memungkikan mereka yang lewat jalur “partai KTP” ini, ternyata sudah lebih mudah.

Dalam putusan MK tersebut dukungan calon perseorangan tidak lagi mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT), tapi merujuk pada jumlah penduduk yang memiliki hak pilih. “Dengan adanya putusan tersebut maka syarat dukungan calon perseorangan itu tidak lagi mengacu wajib pilih, tapi jumlah penduduk yang punya hak pilih saat Pilkada digelar,” tutur Hidayatullah, Ketua KPU Sultra, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (14/7).

Disinggung soal jumlah besaran dukungan calon perseorangan, pria yang karib disapa Dayat itu belum bisa memberikan angka pasti. Pihaknya pun mengaku masih akan menunggu perubahan PKPU dari KPU pusat. “Belum bisa kita tahu. Namun jika mengacu pada jumlah penduduk kita, maka penduduk kita itu sekitar 2,7 juta penduduk. Maka berdasarkan aturan persentasi dukungan calon perseorangan itu harus mendapatkan 8,5 persen,” ungkapnya.

Dayat menjelaskan, jika aturan syarat dukungan calon perseorangan tetap mengacu pada DPT maka berdasarkan data DPT Pemilu atau Pemilihan Kepala daerah terakhir di 17 Kab/Kota se-Sultra adalah 1.707.729 jiwa pemilih. “Apabila dikonversi 10 persen sesuai dengan ketentuan, dukungan pemilih yang harus dikumpulkan oleh calon perseorangan itu sebanyak 170.773 jiwa pemilih,” katanya.

Mantan Ketua KNPI Sultra ini juga mengungkapkan bahwa penentuan besaran jumlah dukungan calon perseorangan sudah bisa ditentukan saat tahapan penerimaan Daftar Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2). “Paling lambat kita terima DAK2 dari pemerintah itu tanggal 3 Juli tahun 2017. Sedangkan untuk penyerahan syarat dukungan itu dilakukan paling lambat tanggal 26 November 2017. Jadi, para calon perseorangan itu masih memiliki waktu 2 bulan untuk mengumpulkan dukungan. Sembari menunggu perubahan PKPU 3 tersebut kita juga menyusun teknis dan terkait dengan jumlah besaran dukungan calon perseorangan dan juga pesebarannya kami juga akan membuatkan keputusannya, serta pasti akan diumumkan,” ungkapnya.

Terkait dengan pesebarannya dukungan, Dayat mengungkapkan masih tetap mengacu pada aturan sebelumnya yakni tersebar lebih dari 50 persen di 17 kabupaten/kota yang ada di Sultra. Itu artinya, tiap kandidat yang ingin maju di jalur ini, minimal didukung penduduk di 9 daerah yang angkanya nanti ditentukan setelah petunjuk teknis ditetapkan.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top