BNN Kota Kendari Usul Materi Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum Pembelajaran – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

BNN Kota Kendari Usul Materi Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum Pembelajaran

KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran narkoba di Kota Kendari sudah sangat memprihatinkan. Penyalahgunaan narkoba pun sudah menjangkiti anak-anak muda. Bahkan didominasi remaja yang berstatus pelajar. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari merilis dari 138 kasus pada tahun 2016, 101 kasus diantaranya melibatkan pelajar dan anak usia di bawah 17 tahun. Hingga pertengahan 2017 ini, sudah 56 kasus dan 31 diantaranya juga pelajar.

Olehnya itu, BNN Kota Kendari mengusulkan agar materi pengetahuan tentang bahaya narkoba dapat dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran. Itu dipandang dapat memberikan pemahaman kepada pelajar secara intens mengenai bahaya akan penyalahgunaan narkoba.

“Soalnya, mayoritas pelajar yang kecanduan, setelah kami identivikasi, itu berawal dari ketidak tahuan mereka mengenai bahaya narkoba. Juga didukung dengan aksi coba-coba yang mereka lakukan. Makanya kami berpikir, masalahnya adalah kurangnya sosialisasi kepada generasi kita,” ujar Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt, Kepala BNN Kota Kendari pada peringatan hari anti narkoba internasional, Kamis (13/7).

Hj. Murniaty menambahkan usulan BBN itu agar pengetahuan bahaya narkoba dijadikan sebagai satu mata pelajaran khusus yang dipelajari oleh siswa. Selama ini, materi bahaya narkoba hanya terintegrasi dalam mata pelajaran lain seperti IPA, PAI dan Pendidikan Olahraga. “Itu pun hanya jenjang SD. Sehingga kami nilai kurang maksimal,” ungkapnya.

Menurutnya, di negeri ini ada beberapa daerah yang mendapat apresiasi Presiden RI atas upayanya memasukkan materi bahaya narkoba dalam kurikulum sekolah. Diantaranya, Kalimantan Utara, Kota Surabaya dan Kabupaten Tulungagung. “Kami harap di Kendari juga bisa segera menyusul,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten III Pemkot Kendari, Indra Muhammad mengatakan Pemkot sangat mendukung pemberantasan narkoba di daerah ini. Wujud nyata upaya pemberantasan narkoba yakni melalui pemeriksaan narkoba dijajaran birokrasi. “Selain itu, kami juga sudah ada perda yang mengatur itu,” ujar Indra Muhammad. (m1/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top