Terkait Pengelolaan Aset dan Keuangan Negara, UMK Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

Terkait Pengelolaan Aset dan Keuangan Negara, UMK Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa

Waode Ismawati/Kendari Pos
Suasana forum diskusi pengelolaan aset dan keuangan negara yang dihelat FEBU Universitas Muhammadiyah Kendari, Selasa (11/7) lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Perguruan Tinggi (PT) merupakan salah satu wadah pencerdasan anak bangsa. Hal inilah yang mendorong pihak Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) senantiasa meningkatkan keilmuan mahasiswanya. Salah satunya dengan memberikan pemahaman terkait pengelolaan aset dan keuangan negara melalui forum diskusi.

Kegiatan yang bertemakan Aset Local Public Finance amd Social Welfare ini, dihadiri guru besar Universitas Gadja Mada (UGM), Prof. Dr. Abdullah Halim, Selasa (11/7) lalu. Dekan FEBI UMK, Syamsul Anam, menjelaskan, dengan mahasiswa memahami pengelolaan aset dan keuangan publik, mahasiswa diharapkan dapat terlibat dalam pengawalan. Dalam hal ini, forum itu tidak hanya mengkaji tetapi juga harus punya wawasan yang luas. “Melalui forum diskusi ini, menjadi tahap awal untuk dalam menggagas kegiatan dalam hal pengelolaan keuangan pemerintah,” ungkap Syamsul.

Dijelaskan, ada dua sumber daya dalam pemerintahan, yaitu aset dan keuangan. Keduanya perlu didorong dan itu bukan hanya tugas pemerintah. Akan tetapi, akademisi serta mahasiswa juga penting dilibatkan. “Saya berharap dengan pembahan topik ini pemerintah senantiasa memusatkan perhatiannya. Selain itu, tentunya wawasan dan pemahaman mahasiswa kami juga akan bertambah. Apalagi pemateri yang kami hadirkan adalah seorang guru besar di salah satu PT ternama di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Prof Abdullah Halim menambahkan, selaku pemateri dan dosen di bidang keilmuan tersebut, berharap ilmu mengenai keuangan publik ini lebih diketahui masyarakat secara luas. Sebagai warga negara yang baik, mesti peduli dengan APBN dan APBD untuk diurus dan diperhatikan bersama. “UMK sangat tepat mengadakan forum diskusi ini dengan menghadirkan mahasiswa. Mereka yang akan menjadi perpanjangan lidah di masyarakat Sultra. Karena kita tidak bisa sampaikan satu demi satu,” terangnya.

Anggota Forum Ekonomi Kementerian Keuangan itu, juga menyampaikan bahwa pihak Kementerian Keuangan memang bertugas untuk memberikan pemahaman pada masyarakat. “Semoga diskusi ini tidak menjadi akhir dari pertemuan. Kita berharap masih ada kegiatan lain ke depannya untuk topik yang berbeda. Saya dengan senang jika masih diperkenankan untuk berbagi ilmu. Mahasiswa merupakan salah satu perpanjangan tangan dan lidah pemerintah. Makanya mereka harus cerdas dan paham banyak hal soal negara kita ini,” pungkasnya. (ima/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top