Tembak Mati Warga Konut, Oknum Polisi Divonis 13 Bulan Penjara – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Tembak Mati Warga Konut, Oknum Polisi Divonis 13 Bulan Penjara

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Terdakwa Bripka Agustinus Lolo, oknum polisi yang menembak mati warga Konut, Alo Tisna diganjar 13 bulan penjara. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kendari menjatuhkan vonis lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 24 bulang penjara. Hakim menilai perbuatan oknum polisi itu karena tidak sengaja.

Hakim ketua Hakim Klik Trimargo, SH,MH mengatakan terdakwa terbukti bersalah karena akibat kelalaian dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota kepolisian, melakukan tindakan penembakan yang membuat korbannya meninggal dunia. “Karena terbukti bersalah, terdakwa kami vonis dengan hukuman penjara satu tahun satu bulan, dipotong masa tahanan selama proses persidangan,” ujar Klik Trimargo saat membacakan vonis personel Tipiter Polres Kendari, Bripka Agustinus Lolo, Rabu (12/7).

Usai membacakan vonis terdakwa, majelis hakim bertanya apakah terdakwa akan melakukan banding terhadap vonis yang dibacakan tersebut. Dengan tegas terdakwa Bripka Agustinus Lolo yang hadir tanpa didampingi kuasa hukum mengatakan tidak akan melakukan banding. Sebaliknya, JPU masih akan pikir-pikir untuk melakukan upaya hukum atau tidak atas putusan hakim tersebut. “Karena JPU-nya masih pikir-pikir jadi kami beri waktu sampai dengan tujuh hari setelah persidangan ini selesai,” tegas Klik Trimargo sembari mengetuk palu dan menutup sidang.

Hakim ketua yang juga Humas PN Kelas IA Kendari itu menjelaskan alasannya memvonis terdakwa lebih rendah dari tuntutan JPU karena perbuatan terdakwa bukan kesengajaan. Bahkan terdakwa dinilai bertanggung jawab atas perbuatannya karena telah berjanji akan membiayai keluarga korban yang ditinggalkan.

“Pasal 359 yang kita berikan. Setelah dipertimbangkan bukan kesengajaan. Karena tidak mungkin seorang polisi mau sengaja menembak warga, dan dirinya pada saat itu memang sedang menjalankan tugasnya sebagai polisi,” tutur Klik Trimargo yang ditemuia usai sidang.

Sementara, JPU Djainuddin, SH,MH yang juga ditemui usai sidang enggan berkomentar banyak terkait vonis terdakwa lebih rendah dari tuntutan JPU. “Masih pikir-pikir, sudah yah,” ujarnya sembari berlalu. (kmr/b)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top