Rampok Bank di Kota Kendari, Empat Pria Berhasil Dilumpuhkan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Rampok Bank di Kota Kendari, Empat Pria Berhasil Dilumpuhkan

Simulasi perampokan di Bank BRI Kota Kendari.Foto/Angga/Kendari Pos.

KENDARIPOS.CO.ID — Empat pria bertubuh tegap beraksi di Bank BRI cabang Sam Ratulangi Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilumpuhkan personel Polres Kendari, Rabu (12/7). Sekira pukul 11.38 wita, empat pelaku menerobos masuk setelah melumpuhkan dua Satpam yang berjaga di lobi BRI dengan menodongkan senjata api laras panjang berjaga di pintu lobi.

Pegawai dan nasabah BRI sontak tiarap setelah salah seorang perampok melepaskan tembakan ke langit-langit gedung sambil mengeluarkan sumpah serapah. Belum lagi berhasil menggasak duit di kasir dan menguras brankas, personel Polres Kendari tiba di tempat kejadian dan langsung membentuk formasi untuk membebaskan nasabah yang tersandera dalam gedung sekaligus menangkap pelaku.

“Tidak ada uang yang berhasil digasak, karena itu hanya simulasi yang kami prakarsai bersama Polres Kendari,” ujar Bayu Adiwinoto, Manager Operasional BRI Cabang Sam Ratulangi, kepada Kendari Pos. Simulasi bencana, khususnya perampokan tertera dalam Manajemen Kelangsungan Usaha (MKU) sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor 26 tahun 2016. Tujuannya, untuk recovery (pemulihan) terhadap bencana yang terjadi.

Sebelum simulasi BRI berkoordinasi dengan Polres Kendari. Dampak negatif dari simulasi ini diminimalisir dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan nasabah yang diperkirakan rentan terhadap dampak. “Lebih jauh, ini berkaitan dengan keamanan nasional dan kelangsungan internal BRI sendiri agar dapat dilakukan ditanggulangi dengan cepat dan tepat. Tahun lalu kami menggelar simulasi kebakaran,” imbuh Bayu.

Kasat Sabhara Polres Kendari, AKP Sulistyono mengatakan, perampokan banyak terjadi di wilayah Indonesia, tidak menutup kemungkinan juga terjadi di Kota Kendari. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Polres Kendari selalu siaga, mulai dari pengamanan internal dan eksternal bank maupun ATM. Tentunya dengan strategi menyusupkan intelijen demi mengawasi nasabah bank dan orang-orang yang dicurigai.”Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada karena perampokan bisa terjadi setiap saat,” ujarnya.

Simulasi tersebut membuat karyawan dan nasabah BRI terkejut, sebab hanya diketahui oleh beberapa petugas BRI saja. Bahkan, ada beberapa ibu-ibu yang langsung tiarap dan berlindung dibawah kursi. Salah seorang ibu sigap menghindar sembari menggendong anaknya.

Salah seorang nasabah, Wilda mengaku kaget dan gemetar saat mendengar letupan senjata api yang ditembakkan pemeran perampok yang bertopeng. Disaat yang sama, si perampok menendang kursi dan mencekik Satpam. “Semua terjadi tiba-tiba,” ungkap Wilda. Ia mengapresiasi sikap salah Satpam BRI yang mau menenangkan dirinya di tengah suasana genting. Selain itu, ia memuji akting personel Polres Kendari yagn berperan perampok. (feb/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top