Kemenkumham Sultra Butuh 400 PNS Baru, Ini Syarat dan Caranya – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Kemenkumham Sultra Butuh 400 PNS Baru, Ini Syarat dan Caranya

KENDARIPOS.CO.ID — Kabar tentang dibukanya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kementerian Hukum dan HAM jadi kabar melegakan banyak pihak, khususnya mereka yang memang sedang mencari kerja dan berminat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Dari 17.526 kursi yang tersedia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebut akan ada alokasi untuk Sultra.

Berapa jumlahnya? Itu yang belum diketahui Kemenkumham Sultra, karena baru akan dibahas 19 Juli nanti mengenai kuota perdaerah dan lembaga-lembaga di bawah naungan institusi pimpinan Yasona Laoly ini. “Yang jelas, kalau bicara kebutuhan, kita butuh 400 PNS baru, khususnya di formasi penjaga tahanan,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi Kanwil Kemenkumham Sultra, Abdul Rahman L,MH saat dikonfirmasi kemarin.

Usulan itu bahkan sudah diajukan ke pusat sejak beberapa waktu lalu. Hanya saja, Abdul Rahman pesimis jika angka itu bakal dikabulkan karena daerah lain juga mengusul dalam jumlah yang besar, sedangkan kuota terbatas. Ia hanya berharap, pusat bisa mengabulkan usulan mereka sampai 50 persen. “Bahkan, bisa jadi hanya 100 kursi untuk Sultra,” katanya, saat dihubungi kemarin (12/7).

Menurut Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Sultra ini, 19 Juli nanti pihaknya diundang ke Jakarta untuk melakukan rapat penerimaan PNS lingkup Kemenkumhan. Nah, di rapat tersebutlah kuota setiap daerah akan dibagi. Ia amat berharap Sultra mendapatkan kuota sesuai dengan permintaan yang diajukan.

Abdul Rahman menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi kepada seluruh unit pelaksana teknis daerah (UPTD) seperti Lapas untuk menyetorkan kebutuhan PNS. Setelah dilakukan akumulasi dari seluruh kebutuhan unit, Kanwil Kemenkumham mengusulkan penambahan 400 PNS. “Dengan jumlah itu, kerja kami bisa ringan. Namun agaknya sulit (dikabulkan). Minimal kami bisa dapat 100 kursi, itu sudah cukup membantu kerja kami di daerah,” tuturnya.

Mantan Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Papua itu juga menjelaskan bila nanti Sultra telah diberikan kuota oleh Kementerian, baik itu 100 atau 200 orang, syarat bagi pelamar tentu tidak akan mudah. Salah satu persyaratan yang mungkin akan berat adalah nilai rata-rata ujian untuk pendaftar SLTA yang cukup tinggi dan harus melewati ujian seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Nilai ujian dengan rata-rata 7,0 untuk SLTA pasti sangat berat, juga ujian CAT. Dengan dua persyaratan tersebut, meskipun ribuan yang mendaftar hanya akan ada beberapa saja yang lulus hingga proses akhir. Jadi bila sudah ada kuota yang diberikan itu tetap juga agak sulit untuk tercapai,” paparnya, bernada pesimis.

Kadiv juga menjelaskan, karena hanya Kemenkumham yang masih menerima CPNS lulusan SLTA, diprediksikan untuk peserta CPNS yang akan mendaftar di wilayah Sultra akan mencapai angkat 5000-an pendaftar. Melihat penerimaan CPNS lulusan SLTA lebih banyak kuota penerimaannya dibanding dengan lulusan S1, pasti masyarakat akan lebih memilih jalur ini. “Meskipun banyak pendaftarnya pasti akan terleksi secara otomatis dengan persyaratan yang sangat berat tadi,” tutupnya. (kmr)

Jebolan SMA Nilai Rata-rata Minimal 7,0

Syarat Berat Penjaga Tahanan
* Kuota Sultra belum ditentukan
* Butuh 400 CPNS Baru
* Kuota lulusan SMA diprediksi banyak
* Syaratnya minimal nilai ujian rata-rata 7

Cara Daftar Online CPNS Kemenkumham

* Akses formulir registrasi CPNS 2017 di www.panselnas.go.menpan.id
* Isi kolom yang terdapat dalam formulir pendaftaran CPNS
* Hati-hati isi password, pakai yang mudah diingat
* Usai isi formulir pendaftaran, akses sscn.bkn.go.id. Di tahap ini, harus login lagi dengan username dan password di tahap sebelumnya
* Setelah login, pelamar isi IPK atau NIM (bagi SMA)
* Di tahap akhirm muncul formasi yang hendak dipilih
* Kelar, bakal diberikan lembar hasil pendaftaran untuk dicetak

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top